← Beranda
Profil Ulta Levenia, Deputi Bakom yang Singgung Antek Asing di Tengah Erupsi 6 Gunung Api
Muhammad RidwanSelasa, 8 September 2026 | 15.27 WIB
Ulta Levenia Nababan, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden. (Instagram leveenia)

JawaPos.com - Pernyataan Deputi Bakom, Ulta Levenia Nababan, mengenai proyek High-frequency Active Auroral Research Program (HAARP) mendapat perhatian publik.

Sorotan itu muncul setelah Ulta menyinggung proyek tersebut saat membahas erupsi enam gunung api di Indonesia secara berdekatan.

Melalui unggahan di media sosial, Ulta mempertanyakan apakah erupsi ini murni fenomena alam atau ada faktor lain yang patut dipertimbangkan. Pernyataan itu memicu perbincangan luas di tengah masyarakat.

Ulta menegaskan pandangannya tentang HAARP adalah pemikiran pribadi. Ia tahu, pertanyaan atau spekulasi mengenai HAARP sering dianggap sebagai teori konspirasi.

Menurut Ulta, sikap skeptis membuatnya tak menerima begitu saja penjelasan yang dianggap umum atau lazim. Ia memilih melihat kemungkinan sudut pandang lain atas fenomena yang terjadi.

"HAARP ini sering dikaitkan dengan teori konspirasi karena memang awalnya didanai oleh US Air Force, US Navy dan DARPA (Defense Advanced Research Projects Agency). Walau tidak ada bukti ilmiah, tapi banyak spekulasi bahwa Project HAARP bisa mengendalikan cuaca, membuat badai hingga gempa bumi," tulis Ulta Levenia dalam Instagram, Senin (7/9).

Profil Ulta Levenia Nababan

Ulta Levenia Nababan adalah Plt. Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah di Badan Komunikasi (Bakom) RI. Ia memiliki latar belakang akademik yang berkaitan erat dengan keamanan, konflik, dan terorisme.

Ulta menempuh pendidikan magister di University of Leeds, Inggris, dan memperoleh gelar Master of Arts (M.A.) dalam bidang insurgensi dan terorisme. Sebelumnya, ia menyelesaikan sarjana ilmu politik di Universitas Indonesia.

Selain pendidikan formal itu, Ulta mengikuti program studi keamanan Indo-Pasifik di lembaga pertahanan Prancis. Ia juga penerima beasiswa Chevening dan Fulbright, dua program internasional ternama.

Pengalaman di Bidang Keamanan

Karier profesional Ulta banyak bersinggungan dengan isu keamanan nasional dan internasional. Ia pernah menjadi peneliti kontra-terorisme dan radikalisme serta konsultan di bidang yang sama.

Pengalamannya memperkuat keahlian dalam menganalisis konflik, ekstremisme, terorisme, dan dinamika keamanan kawasan. Ia bertugas sebagai Deputi Bakom saat ini.

Ulta aktif ikut seminar dan diskusi keamanan global serta membahas perkembangan ideologi dan geopolitik. Ia pernah terlibat dalam Tim Kampanye Nasional Pemilu 2024 dan masuk daftar 40 Under 40 figur muda berpengaruh di bidangnya.

Rekam Jejak Peneliti Konflik Global

Ulta dikenal fokus pada isu kontra-terorisme, insurgensi, dan konflik global. Penelitian lapangannya mencakup wilayah dengan dinamika konflik kompleks, seperti Afghanistan dan Filipina Selatan.

Ia juga meneliti Aceh dan Papua, guna memperkaya perspektif keamanan terkait konflik bersenjata dan ekstremisme. Ulta aktif menulis analisis yang diterbitkan di media nasional dan internasional.

Topik tulisannya meliputi jaringan terorisme, radikalisme, konflik global, serta dampak krisis terhadap keamanan kawasan. Tulisan itu menjadi rujukan dalam memahami isu keamanan kontemporer.

 

EDITOR: Dony Lesmana Eko Putra