JawaPos.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka dilaporkan terbang ke Sumatera Utara (Sumut) Jumat (4/9) pagi ini.
Ia dijadwalkan meninjau sejumlah lokasi hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) warga terdampak bencana Sumatera serta pembangunan sejumlah infrastruktur.
Dilansir dari Antara, Gibran bertolak dari Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta sekitar pukul 05.15 WIB.
Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan pembangunan hunian sementara maupun tetap serta fasilitas untuk masyarakat terdampak bencana berjalan sesuai rencana.
Baca Juga: IKAPEKSI Audiensi dengan Wapres Gibran, Bahas Potensi Alumni Kenshusei untuk Ekonomi Indonesia
Pembangunan di tiga provinsi terdampak bencana Sumatera dikerjakan keroyokan oleh 30 kementerian/lembaga bersama pihak swasta, di bawah koordinasi Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR).
Pembangunan sumur bor misalnya, di Aceh telah rampung sebanyak 511 unit, serta 259 sumur bor plus fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).
Kemudian, sawah seluas 6.706 hektare yang rusak ringan sudah diperbaiki, juga rehabilitasi lahan sawah rusak sedang dan berat yang mencapai 4.393 hektare.
Data PRR juga mencatat sebanyak 118.594 jiwa warga terdampak telah menerima alokasi jatah hidup total sebesar Rp 576.705.250.000.
Selain itu, Huntara yang telah dibangun mencapai 18.916 unit, sedangkan yang sudah dihuni 18.874 unit. Huntap yang telah siap dibangun masih ada 309 unit.
Baca Juga: Demo di DPR, Mahasiswa Universitas Pakuan Desak Evaluasi Total Prabowo-Gibran
Selanjutnya, dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat kepada pemda 3 daerah total mencapai Rp1.986.498.068. 502 atau nyaris Rp 2 triliun.
Sampai dengan 16 Juli 2026, sekitar Rp 337,29 miliar, atau 40 persen dana TKD telah dipergunakan untuk pelaksanaan pembangunan fisik 346 paket.