← Beranda
Gus Ipul Layangkan Kritik Pedas usai Cak Imin Sebut NU Terpuruk di Tangan Alumni HMI
Ryandi ZahdomoKamis, 3 September 2026 | 00.56 WIB
Menteri Sosial sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat di Kementerian Sosial, Rabu (2/9). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Menteri Sosial sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyayangkan pernyataan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin yang menilai Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengalami keterpurukan dalam lima tahun terakhir akibat dipimpin oleh alumni HMI. 

Gus Ipul menilai tudingan tersebut tidak berdasar fakta dan mereduksi marwah NU ke dalam lingkup organisasi kemahasiswaan.

"Saya menyayangkan sekali ya. Cak Imin kenapa urusan NU direduksi jadi urusan PMII dan HMI. Ini sungguh-sungguh pernyataan yang memprihatinkan menurut saya," ujar Gus Ipul di kantor Kemensos RI, Rabu (2/9).

Baca Juga: Muhadjir Effendy Ungkap Alasan Keselamatan jadi Prioritas Pelaksanaan Haji 2024

Gus Ipul menegaskan, penilaian mengenai keberhasilan atau kegagalan kepemimpinan PBNU harus mengacu pada data yang objektif, bukan sekadar opini pribadi demi kepentingan politik sesaat.

Apalagi, kata Gus Ipul, seluruh laporan pertanggungjawaban kepengurusan telah diterima secara baik dan demokratis oleh seluruh konstituen.

"Kenapa juga harus menyatakan berulang-ulang kepemimpinan PBNU gagal? Padahal kita tahu muktamar kemarin ya, menerima semua laporan pertanggungjawaban dengan baik, muktamar juga bisa berjalan dengan baik, demokratis ya," katanya.

Ia menyayangkan sikap Cak Imin yang terus-menerus menghembuskan narasi kegagalan PBNU ke publik, padahal seluruh keputusan dan jalannya organisasi senantiasa diputuskan melalui mekanisme rapat resmi.

Baca Juga: Samakan Dengan Dugem hingga Bikin 3 Orang Tewas, Sahroni Dukung Sound Horeg Dilarang

"Boleh saja menyatakan bahwa kurang berhasil dan seterusnya, tetapi hendaknya didasarkan pada fakta, didasarkan pada data yang ada. Mudah-mudahan ini bisa dipahami dengan baik oleh masyarakat. Bisa jadi ini hanya kepentingan sesaat Cak Imin saja," tegasnya.

Duduk Perkara Pernyataan Kontroversial Cak Imin

Kontroversi ini bermula dari pidato Cak Imin saat menghadiri acara bedah buku di Jombang pada Jumat (28/8). Dalam forum tersebut, ia secara terbuka mengajak kader PMII dan warga Nahdliyin untuk melihat dinamika internal NU yang dinilainya sedang memprihatinkan.

"Tema terbesar hari ini adalah menyelamatkan NU dari keterpurukan 5 tahun terakhir ini. Ini yang juga tidak banyak muncul minggu-minggu ini ya," kata Cak Imin.

Ia lantas menuding bahwa penurunan performa organisasi tersebut berkaitan dengan latar belakang kepemimpinan di tubuh PBNU saat ini.

"Yang jelas terpuruk karena dipimpin oleh alumni HMI kira-kira gitulah. Bulan-bulan lalu masih banyak berita NU harus kita akui jujur terpuruk. Kejujuran itu sebagai bagian dari konsekuensi untuk kita melakukan apa di dalam menolong keterpurukan itu," katanya.

EDITOR: Bintang Pradewo