← Beranda
Heboh Kabar Menag Nasaruddin Umar Mundur, Kemenag Pastikan Hoaks
Muhammad RidwanKamis, 27 Agustus 2026 | 02.26 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan hasil sidang isbat penetapan 1 Zulhijah 1447 Hijriah di Kantor Kemenag, Jakarta, Minggu (17/5/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos

JawaPos.com - Kementerian Agama (Kemenag) memastikan kabar mengenai Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengundurkan diri dari jabatannya merupakan informasi palsu. Kabar tersebut sebelumnya beredar luas dan menyebut Nasaruddin telah menyerahkan surat pengunduran diri kepada pihak Istana.

Informasi ini tersebar sehari jelang perhelatan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrum Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, pada 27-31 Agustus 2026.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Baca Juga: Kemenkes Sambut Baik Perkembangan Terapi Sel di Indonesia, tapi Harus Penuhi 3 Syarat Ini

“Itu hoaks. Tidak benar Prof. Nasaruddin Umar mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menteri Agama,” kata Thobib kepada wartawan, Rabu (26/8).

Informasi mengenai pengunduran diri Nasaruddin Umar sebelumnya muncul dalam pemberitaan salah satu media daring. Dalam pemberitaan tersebut, sumber yang disebut berasal dari lingkungan pemerintahan diklaim menyampaikan informasi terkait pengunduran diri sang menteri.

Namun, identitas sumber tersebut tidak dijelaskan secara terbuka. Pemberitaan itu juga menyebut Nasaruddin Umar telah menyerahkan surat pengunduran diri kepada pihak Istana dan mendapat persetujuan.

Thobib kembali membantah informasi tersebut. Menurut dia, tidak ada pernyataan dari Nasaruddin Umar mengenai pengunduran diri dari posisi Menteri Agama.

“Pak Menag tidak pernah menyampaikan hal tersebut. Sumber informasi yang dikutip tidak jelas,” tegasnya.

Karena itu, Kemenag meminta masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama kabar yang menyangkut posisi pejabat negara.

“Jadi kabar itu hoaks,” pungkasnya.

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah