← Beranda
Bawa Ambulans Hingga BBM, TNI AD Kirim Kapal Rumah Sakit ke Lokasi Terdampak Gempa NTT
Syahrul YunizarKamis, 20 Agustus 2026 | 16.04 WIB
TNI AD mengerahkan kapal rumah sakit ke lokasi terdampak bencana alam di NTT. (TNI AD)

JawaPos.com - TNI AD mengirimkan Kapal ADRI XC II BM dari Jakarta ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Kapal perang milik Angkatan Darat itu bisa difungsikan sebagai kapal rumah sakit di lokasi terdampak gempa bumi. Selain itu, alat utama sistem persenjataan (alutsista) tersebut juga membawa ambulans dan BBM.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan bahwa penanggulangan gempa bumi di NTT perlu dukungan berkelanjutan. Tidak cukup dilakukan melalui satu kali pengiriman bantuan dari Jakarta.

Untuk itu, pada Rabu malam (19/8) TNI AD menggerakan salah satu kapal perang yang dilengkapi fasilitas kesehatan seperti peralatan medis dan ruang operasi. Turut serta dalam pelayaran kapal itu para personel kesehatan dari Angkatan Darat dan beberapa bantuan untuk korban terdampak gempa.

Baca Juga: Gangguan KRL Bogor dan Tangerang Kamis Pagi, Jalur Tunggal Diberlakukan

”Kita harus punya napas panjang. Kalau hanya one hit, kirim selesai, saya kira penderitaan saudara-saudara kita akan berlanjut sampai beberapa bulan ke depan. Kita akan terus melakukan evaluasi 2-3 bulan ke depan dan berpikir lagi apa yang diperlukan di wilayah bencana NTT,” kata Maruli kepada awak media.

Sebagai kapal rumah sakit, kapal ADRI XC II BM mampu memberikan layanan kesehatan berupa pemeriksaan dan tindakan medis, termasuk operasi bagi pasien yang membutuhkan. Tidak hanya itu, kapal itu bisa diandalkan dalam urusan evakuasi medis apabila diperlukan.

Selain pelayanan kesehatan, TNI AD juga memprioritaskan penyediaan sumber air bersih yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat secara berkelanjutan. Untuk itu, Angkatan Darat mengirimkan 100 unit tandon air berkapasitas 1.200 liter, 3 unit truk, dan berbagai kebutuhan pokok masyarakat.

Bantuan tersebut terdiri atas 20 ton beras, 163 koli bekal ransum TNI, 5.000 boks Naraga, 1.000 karton air mineral, 1.000 botol minyak goreng, mi instan, susu, bubur bayi, pembalut wanita, pampers, pakaian layak pakai, serta kebutuhan pendukung lainnya.

Dalam kapal itu juga diangkut 2 unit ambulans, 50 drum BBM Pertalite dan 35 drum Solar, 30 set tenda SG Type 1, 900 set velbed. Maruli memastikan seluruh bantuan akan didistribusikan sesuai kebutuhan masyarakat dan kondisi di wilayah terdampak.

TNI AD terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, BPBD, TNI-Polri, Basarnas, tenaga kesehatan, serta unsur terkait lainnya agar penanganan berjalan terpadu dan tepat sasaran. Sebab, saat ini unsur-unsur TNI AD di NTT dan sekitarnya juga sudah bergerak.

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah