JawaPos.com - Polisi menangkap dua pelaku yang diduga membawa senjata tajam dalam aksi demonstrasi BEM UI di Jalan MH. Thamrin, Sudirman, Jakarta Pusat, Selasa (18/8). Salah satu pelaku kedapatan membawa golok di dalam mobil ambulans.
"Bahwa yang membawa pisau ini salah satu oknum mahasiswa," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, Selasa (18/8).
Adapun yang membawa golok, Budi menyatakan bahwa pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap ambulans yang melintas di kawasan lokasi demonstrasi.
"Digeledah ternyata ada golok di sisi pengemudi ambulans," ucapnya.
Namun begitu, ia mengatakan masih akan melakukan pendalaman terhadap dua pelaku yang membawa senjata tajam tersebut, untuk mengetahui motif membawa senjata tajam di lokasi aksi.
Terkait hal ini, Wakil Ketua BEM UI Fatimah Azzahra menyatakan bahwa dua orang yang ditangkap polisi karena membawa senjata tajam dalam aksi demonstrasi sore tadi bukan mahasiswa UI.
Hal itu terbukti dengan keberadaan seluruh mahasiswa UI yang ikut demonstrasi pulang dengan aman secara bersama-sama sekitar pukul 18.00 WIB.
"Mahasiswa UI tidak ada yang membawa hal-hal yang berbahaya termasuk senjata," kata Fatimah saat dihubungi JawaPos.com, Selasa (18/8).
Hingga saat ini, mahasiswa Fakultas Kedokteran UI itu mengaku tak menerima laporan ada massa dari mahasiswa UI yang ditangkap polisi saat demonstrasi berlangsung di Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat.
"Report-nya so far semua mahasiswa UI pulang dengan aman," ungkapnya.
Fatimah juga membantah bahwa sopir ambulans yang ditangkap polisi lantaran diklaim membawa senjata tajam berupa golok juga dari elemen UI.
"Karena saya sudah cek ambulans-ambulans yang milik kami dan tidak ada senjata sama sekali, termasuk dari petugas medis yang kebetulan teman teman saya dari FKUI juga," tegasnya.
Ia menerangkan, ambulans yang beroperasi saat aksi demonstrasi tadi juga sudah dikoordinasikan dengan Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI).
"Yang rasanya tidak mungkin alumni memasukkan senjata," pungkas Fatimah.
Namun begitu, diketahui bahwa dalam aksi demonstrasi yang sedianya dilakukan di Bundaran HI itu tak hanya dilakukan mahasiswa UI. Beberapa massa dari universitas lain turut turun ke jalan.
Baca Juga: Dugaan Intimidasi Demo Mahasiswa, BEM UI: Sewa 24 Kopaja Dibatalkan Mendadak
Di antaranya ada massa dari Universitas Pancasila, Universitas Bung Karno, maupun dari Universitas Muhammadiyah Hamka (UHAMKA).
Belum ada pernyataan lebih lanjut dari kepolisian terkait identitas dua pelaku yang ditangkap karena membawa senjata tajam tersebut.