← Beranda
Senyum Ernawati, Rasakan Perlindungan JKN Sejak Masa Kehamilan hingga Persalinan 
ARMJumat, 14 Agustus 2026 | 02.02 WIB
PERSALINAN : Ibu muda, Ernawati saat berbincang dengan perawat di RS ARO usai persalinan. (RIYAN FADLI/JAWA POS METRO PEKALONGAN)

JawaPos.com  – Proses persalinan selalu membawa cerita perjuangan tersendiri bagi seorang ibu. Namun bagi Ernawati, 24, warga Desa Beji, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, momen kelahiran anak keduanya ini menjadi kejutan manis yang luar biasa. 

Sempat memiliki riwayat operasi Caesar (SC) pada anak pertama akibat kondisi mata minus, ia akhirnya sukses melahirkan bayi laki-lakinya secara normal di Rumah Sakit Aro.

Lebih melegakan lagi, seluruh proses dari pemeriksaan rutin selama sembilan bulan hingga persalinan sepenuhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan dari pemerintah, tanpa hambatan biaya sedikit pun. 

Ernawati menuturkan, tanda-tanda kehadiran sang buah hati mulai terasa sejak pukul 01.00 WIB dini hari. "Sekitar jam setengah enam pagi sudah mulai keluar lendir, langsung saya dibawa ke Puskesmas Tulis," ujarnya, Kamis 13 Agustus 2026.

Mengingat riwayat medis Ernawati, pihak Puskesmas Tulis bertindak sigap. Tepat pukul 07.30 WIB, ia langsung dirujuk menuju Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Aro untuk mendapatkan penanganan lanjutan yang lebih komprehensif.

Baca Juga: Perkuat Literasi Program JKN, BPJS Kesehatan Jalin Sinergi dengan Keuskupan Agung Jakarta

Tiba di RS Aro, penanganan medis berlangsung dengan sangat cepat. Ernawati mengaku bahwa pengalaman melahirkan normal adalah hal baru baginya, sehingga ia sempat merasa kaget dengan rasa sakit kontraksi.

"Pelayanannya cepat sekali. Perawat dan bidannya juga ramah-ramah, sabar, dan nggak judes. Padahal saya jujur sempat rewel dan bawel karena kaget merasakan bedanya lahiran normal dan caesar," ungkapnya sembari tersenyum lega.

Berkat ketelatenan tenaga medis, seorang bayi laki-laki dengan berat badan ideal 3 kilogram berhasil lahir ke dunia dengan selamat.

Meski proses persalinan ini tidak didampingi langsung oleh sang suami yang tengah merantau, rasa syukur dan bahagia tetap membuncah. 

Sesaat setelah persalinan selesai, Ernawati langsung menghubungi suaminya melalui panggilan video call. Sang suami pun menyambut kabar gembira kelahiran anak kedua mereka dengan penuh suka cita.

Bagi Ernawati, kelancaran persalinan ini membuktikan betapa optimal dan nyamannya pemanfaatan fasilitas kesehatan pemerintah. 

Ke depannya, ia juga berencana untuk kembali menggunakan layanan BPJS Kesehatan untuk melakukan kontrol rutin kondisi matanya di RS Kalisari. (yan/ida)

EDITOR: Mohamad Nur Asikin