← Beranda
Pagar Tinggi di Mall Jadi Sorotan, Menko Polkam Pastikan Tidak Terkait Aksi Demo
Syahrul YunizarRabu, 5 Agustus 2026 | 22.56 WIB
Menko Polkam Djamari Chaniago. (Kemenko Polkam)

 

JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Polkam) Djamari Chaniago memastikan bahwa pemasangan pagar di mall dan pusat perbelanjaan tidak terkait dengan aksi demo. Langkah itu diambil atas pertimbangan masing-masing.

”Tidak ada kaitannya dengan hubungan seperti yang digulirkan kabar-kabar yang akan datang (aksi demo), tidak ada,” ucap Djamari kepada awak media pada Rabu (5/8).

Menurut Djamari, pemasangan pagar tinggi tersebut dilakukan untuk keamanan masing-masing pusat perbelanjaan. Namun, Djamari menyatakan bahwa pagar-pagar tinggi itu kini sudah dibongkar atas instruksi dari kepala daerah setempat. Baik yang di Surabaya maupun Jakarta.

”Sudah dianggap tidak memenuhi izin, seperti yang dilakukan oleh beberapa tempat. Saya tidak mau menyebutkan mall yang mana, tapi kira-kira pemerintah daerah setempat sudah melakukan penertiban,” tegasnya.

Baca Juga: Mentan Bakal Surati Kepala BGN Minta SPPG Serap Telur dari Peternak Sesuai HAP

Sebelumnya, pemasangan pagar tinggi di sejumlah mall memantik kekhawatiran publik. Tindakan itu dikait-kaitkan dengan isu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) Agustus tahun ini. Atas kencangnya isu tersebut, Mabes Polri buka suara.

Menurut Astamaops Kapolri Komjen Fadil Imran, tidak ada hal menonjol yang perlu dikhawatirkan. Laporan pada Daily Operating Reporting System (DORS) menunjukkan bahwa kondisi dan situasi kamtibmas sejauh ini masih aman dan terkendali.

”Sampai hari ini berdasarkan data DORS, Daily Operating Reporting System itu tidak ada hal yang menonjol, tidak ada. Jadi, masyarakat jangan termakan dengan isu-isu akan terjadi gangguan kamtibmas yang mencemaskan,” ungkap Fadil saat ditanyai oleh awak media.

Jenderal bintang tiga Polri itu menyampaikan bahwa keputusan memasang pagar tinggi-tinggi adalah hal biasa. Sehingga tidak perlu dikait-kaitkan dengan narasi dan isu gangguan kamtibmas yang disebut-sebut bakal kembali terjadi pada Agustus tahun ini.

”Saya kira orang pagari rumahnya kan biasa, jangan kemudian dibangun narasi seolah-olah kalau bangun pagar akan terjadi sesuatu. Saya kira tidak seperti itu tafsir dan terjemahannya,” ujarnya.

Fadil memastikan, aparat kepolisian selalu bersiaga. Semua berjalan seperti biasanya. Senada dengan Fadil, Kabid Humas polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa masyarakat Jakarta tidak perlu khawatir atas pembangunan tembok tinggi di beberapa mall.

Baca Juga: Iran dan Oman Makin Dekat Capai Kesepakatan Buka Selat Hormuz, Akankah Perang Segera Mereda?

”Tentang pemasangan pagar, kami minta untuk dipertanyakan kembali kepada pihak-pihak pengelola mall, maksud dan tujuannya. Itu kan belum, jangan kita berasumsi,” kata Budi.

Menurut Budi, situasi kamtibmas di Jakarta masih terkendali. Dia juga mengutip pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang sebelumnya memastikan Jakarta tetap aman. Bersama-sama dengan pemda dan Kodam Jaya, Polda Metro Jaya terus mengupayakan kondusifitas di Jakarta.

”Gubernur, pangdam, dan kapolda memberikan rasa aman bersama-sama kepada seluruh warga dan masyarakat DKI,” tegasnya.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan