← Beranda
Kemenko Polkam Pastikan Tidak Ada Peristiwa Menonjol, Masyarakat Tidak Perlu Takut
Syahrul YunizarSelasa, 4 Agustus 2026 | 00.52 WIB
Mal Kota Kasablanka dipagari. (Threads nvtnde)

 

JawaPos.com - Beragam isu yang berkembang di masyarakat menjadi atensi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam). Termasuk diantaranya serua aksi serta isu kerusuhan yang berpotensi terjadi Agustus tahun ini.

Kepala Biro Humas dan Data Informasi Kemenko Polkam Brigjen TNI Honi Havana memastikan hal itu saat dikonfirmasi pada Senin (3/8). Dia menyatakan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan semua pihak untuk mengambil langkah dalam menyikapi berbagai isu tersebut.

”Kemenko Polkam memonitor dengan seksama isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat dan melaksanakan langkah-langkah sinkronisasi dan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait,” kata Honi.

Meski penjelasan Honi belum terperinci, Mabes Polri sudah buka suara. Astamaops Kapolri Komjen Fadil Imran menyatakan bahwa tidak ada hal menonjol yang perlu dikhawatirkan. Laporan pada Daily Operating Reporting System (DORS) menunjukkan bahwa kondisi dan situasi kamtibmas masih aman dan terkendali.

Baca Juga: Berubah Lagi, BGN Alihkan Status Kejadian Menonjol Jadi 'Kejadian Fatal'

”Sampai hari ini berdasarkan data DORS, Daily Operating Reporting System itu tidak ada hal yang menonjol, tidak ada. Jadi, masyarakat jangan termakan dengan isu-isu akan terjadi gangguan kamtibmas yang mencemaskan,” ungkap Fadil saat ditanyai oleh awak media pada Sabtu (1/8).

Jenderal bintang tiga Polri itu menyampaikan bahwa keputusan memasang pagar tinggi-tinggi adalah hal biasa. Sehingga tidak perlu dikait-kaitkan dengan narasi dan isu gangguan kamtibmas yang disebut-sebut bakal kembali terjadi pada Agustus tahun ini.

”Saya kira orang pagari rumahnya kan biasa, jangan kemudian dibangun narasi seolah-olah kalau bangun pagar akan terjadi sesuatu. Saya kira tidak seperti itu tafsir dan terjemahannya,” ujarnya.

Fadil memastikan, aparat kepolisian selalu bersiaga. Semua berjalan seperti biasanya. Senada dengan Fadil, Kabid Humas polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa masyarakat Jakarta tidak perlu khawatir atas pembangunan tembok tinggi di beberapa mall.

”Tentang pemasangan pagar, kami minta untuk dipertanyakan kembali kepada pihak-pihak pengelola mall, maksud dan tujuannya. Itu kan belum, jangan kita berasumsi,” kata Budi.

Menurut Budi, situasi kamtibmas di Jakarta masih terkendali. Dia juga mengutip pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang sebelumnya memastikan Jakarta tetap aman. Bersama-sama dengan pemda dan Kodam Jaya, Polda Metro Jaya terus mengupayakan kondusifitas di Jakarta.

”Gubernur, pangdam, dan kapolda memberikan rasa aman bersama-sama kepada seluruh warga dan masyarakat DKI,” tegasnya.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan