JawaPos.com - Putra sulung pengacara ternama Hotman Paris Hutapea, Frank Alexander, melontarkan kritik tajam kepada ayahnya melalui media sosial. Unggahan tersebut muncul setelah Hotman Paris diketahui menjadi kuasa hukum mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Melalui Instagram Story pribadinya, Frank mengungkapkan kekecewaan terhadap sosok sang ayah. Ia menilai, tindakan Hotman yang selama ini kerap memberikan bantuan hukum kepada masyarakat kecil tidak lebih dari upaya membangun citra di hadapan publik.
“Orang miskin itu cuman dijadiin senjata marketing aja. He never really care, he only care about being center of attention,” tulis Frank dalam Instagram Story pribadinya, dikutip Minggu (19/7).
Baca Juga: Tangis Abdel Achrian Pecah Saat Ziarah ke Makam Temon, Kenang Puluhan Tahun Persahabatan
Tak berhenti di situ, Frank juga melontarkan sindiran terhadap akun media sosial milik Hotman Paris, @hotman911official. Ia bahkan meminta agar akun tersebut ditutup karena dinilai hanya menjadi sarana pencitraan.
"Tutup saja ini pengais keadilan, Marketing ala-ala buat jualan alkohol di Holywings. Lebih hina dari hina," cetusnya.
Frank juga menyinggung persoalan keluarga. Ia secara terbuka menuding Hotman Paris mengambil seluruh uang angpao dari pernikahan adiknya, Fritz Paris Junior Hutapea.
"Halah kebanyakan pencitraan. Frtitz married saja, angpao-nya loe ambil. Ala ala enggak mau duit," tegasnya.
Hotman Paris klaim tak dibayar jadi pengacara mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Pengacara kondang Hotman Paris membeber alasannya mendampingi eks Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah dalam kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang.
Hotman mengaku, dirinya tergerak karena merasa merasa miris. Sebab, Febrie adalah salah seorang jaksa yang dia nilai sukses. Berdasar catatannya, lebih kurang Rp 430 triliun kerugian negara sudah dikembalikan oleh Febrie selama bertugas di Kejaksaan.
”Saya melihat benar-benar saya merasa miris. Karena apa? Jampidsus itu adalah yang dibanggakan oleh Presiden Prabowo,” ucap Hotman kepada awak media pada Jumat malam (17/7).
Hotman menekankan bahwa dirinya merasa miris dan terpanggil untuk membela Febrie semata-mata karena ingin menjaga marwah Presiden Prabowo. Dia tidak mengharap uang dari Febrie.
”Itulah alasannya saya terpanggil. Saya tidak mengharapkan uang dari jampidsus ini, karena saya tahu tidak mungkin dia bayar saya mahal, saya bayarannya super mahal di Indonesia,” tegasnya.
Hotman menekankan bahwa dirinya sudah puluhan tahun menjadi pengacara dan sudah sangat sering membantu para pihak berperkara. Termasuk orang-orang yang tidak berpunya. Karena itu, dia rela tidak dibayar mahal oleh Febrie. Dia juga rela mempertaruhkan kepercayaan para pengikut atau followers-nya.