JawaPos.com - Badan Gizi Nasional (BGN) menyerap sejumlah masukan secara langsung dari para pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada hari pertama siswa masuk sekolah usai libur panjang tahun ajaran baru.
Menurut Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari, beberapa masukan diterima mulai dari pengelola Satuan Pelaksana Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga pihak sekolah.
"Melalui kunjungan ini kami juga mencatat sejumlah hal yang perlu terus disempurnakan, baik dari sisi operasional, ketepatan waktu distribusi, koordinasi antarpihak, maupun kualitas layanan di lapangan.
Seluruh masukan dan hasil pemantauan hari ini akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan berkelanjutan agar pelaksanaan Program MBG semakin efektif, tertib, dan memberikan pelayanan terbaik kepada para penerima manfaat," kata Arumsari saat meninjau langsung pelaksanaan Program MBG di sejumlah sekolah dan SPPG di Jakarta, Senin (13/7).
Selama masa penyesuaian saat jeda libur sekolah, BGN telah melakukan berbagai langkah perbaikan untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas layanan Program Makan Bergizi Gratis. Pembenahan tersebut mencakup penguatan tata kelola dan penyempurnaan berbagai aspek operasional agar pelaksanaan program semakin optimal.
BGN menegaskan bahwa seluruh upaya pembenahan merupakan bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan Program MBG sekaligus memastikan setiap penerima manfaat memperoleh makanan bergizi yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan..
"Kami ingin memastikan bahwa distribusi MBG kembali berjalan dengan baik setelah masa penyesuaian. Berbagai pembenahan yang telah dilakukan diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima," ujar Arumsari.
Sebagaimana diketahui, BGN giat melakukan peninjauan pelaksanaan MBG di sejumlah sekolah dan dapur SPPG di Jakarta pada hari pertama usai libur sekolah.
Baca Juga: Waka BGN Sidak Pelaksanaan MBG di Sejumlah Sekolah dan SPPG usai Libur Sekolah, Begini Hasilnya
Peninjauan dilakukan di sejumlah sekolah dan SPPG yang tersebar di wilayah Jakarta, yaitu, TK Trisula Perwari, SDN Paseban 09, SMP Trisula Perwari 2, SMP 88 Jakarta, SD 03 Lubang Buaya, SD 11 Jakarta, SMP 227 Jakarta, SMP Gita Kirtti 2, SDN Cideng 2, SPPG Gambir Duri Pulo, SPPG Cinere Gandul, SD Rauldatul Athfal, SPPG Jakarta Pusat Kemayoran Sumur Batu, SPPG Jakarta Barat Kembangan Meruya Selatan 1, SPPG Mojopahit Petojo Selatan Gambir, SPPG Jakbar Palmerah Palmerah II, SPPG Cipayung Setu 3, SPPG Pejaten Barat 5, SPPG Palmerah 3, SPPG Tanjung Priuk Sunter Jaya 1, SPPG Kayu Putih 2, dan SPPG Bukit Duri Jakarta Selatan. (*)