JawaPos.com - Badan Gizi Nasional (BGN) tengah melakukan optimalisasi sekaligus keakuratan data penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terdiri dari Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita (3B).
Guna pendataan lebih akurat ke depannya, BGN berkoordinasi dengan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, di Jakarta, pada Kamis (2/7).
"Fokus utama pertemuan ini adalah konsolidasi dan optimalisasi akurasi data penerima manfaat kelompok 3B (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita) melalui pemanfaatan data Sistem Informasi Keluarga (SIGA)," kata Wakil Kepala BGN Trenggono dalam unggahan instagramnya, Jumat (3/7).
Trenggono mengatakan, BGN mengapresiasi peran para kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang selama ini telah berjuang membantu distribusi program MBG ke 3B di Lapangan.
"Merekalah ujung tombak yang memastikan program MBG ini bisa menjangkau dan memberikan manfaat nyata hingga ke pelosok tanah air," ungkapnya.
Sebelumnya, pasca pergantian pimpinan sekaligus diterpa kasus dugaan korupsi, BGN mulai melakukan sejumlah langkah pembenahan efisiensi. Salah satunya dengan memfokuskan sasaran penerima Program MBG berdasarkan masukan teknis dari Kementerian Kesehatan dan sejumlah kementerian terkait.
Baca Juga: Pelatih Tanjung Verde Sebut Hadapi Argentia adalah Sebuah Anugerah
Hasil koordinasi dengan Kemenkes menunjukkan intervensi gizi perlu difokuskan pada kelompok yang paling membutuhkan, terutama sejak masa kehamilan hingga periode awal kehidupan anak.