JawaPos.com - Tim Jibom Gegana Sat Brimob Polda Papua dikerahkan ke Biak guna menyisir lokasi ledakan hebat yang diduga berasal dari bom sisa Perang Dunia II. Ledakan yang terjadi di Kompleks Perikanan, Jalan Walter Mongonsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota ini mengakibatkan 5 korban jiwa dan kerusakan bangunan yang cukup parah.
Penyisiran intensif dilakukan untuk memastikan keamanan lokasi serta mengantisipasi adanya benda berbahaya lain di sekitar area pemukiman warga.
Aparat kepolisian bergerak dalam menangani dampak ledakan bom di Biak Numfor. Tim Jibom Gegana dikerahkan ke lokasi ledakan Biak Papua untuk melakukan sterilisasi menyeluruh.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito mengonfirmasi pergerakan personel khusus tersebut ke area kejadian.
Baca Juga: Update Ledakan Bom Perang Dunia II di Biak: 5 Tewas, 3 Hilang, 55 Mengungsi
"Siang ini direncanakan Tim Jibom Gegana Sat Brimob Polda Papua akan bertolak ke Biak. Teknis pelaksanaan nunggu tim," ujar Kombes Pol. Cahyo Sukarnito saat dikonfirmasi JawaPos.com, Senin (1/6).
Selain mengamankan lokasi, fokus utama petugas gabungan saat ini adalah mengedepankan aspek kemanusiaan dan mengevakuasi seluruh warga yang terdampak.
Update Korban Ledakan Bom Perang Dunia II di Biak
Data terbaru dari pihak kepolisian menunjukkan dampak yang cukup besar dari insiden ledakan diduga bom peninggalan Perang Dunia II ini. Tercatat ada 5 korban meninggal dunia, 3 orang masih hilang, dan 19 warga mengalami luka ringan.
Selain itu, sebanyak 55 jiwa yang terdiri dari 3 balita dan 52 orang dewasa terpaksa mengungsi karena rumah mereka terdampak. Ledakan ini juga menghancurkan 9 rumah di sekitar titik lokasi dan menyebabkan 3 rumah lainnya rusak ringan.
Berikut adalah identitas 5 korban meninggal dunia yang berada di RSUD Biak dan direncanakan dimakamkan hari ini di TPU Surido, Distrik Biak Kota:
- Deflin Raubaba (41 th)
- Moris Raubaba (24 th)
- Karmila Ayorbaba (25 th)
- Israel Raubaba (7 th)
- Isril Raubaba (5 th)
Sementara itu, tim gabungan dari Polres Biak Numfor, TNI, Basarnas, dan Pemda masih terus melakukan pencarian terhadap 3 korban yang belum ditemukan, yaitu:
- Yulianus Raubaba (26 th)
- Lai Madura (45 th)
- Anis Marandof (27 th)
Beberapa potongan tubuh dilaporkan telah ditemukan dan saat ini berada di kamar jenazah RSUD Biak untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Fokus Evakuasi dan Imbauan Polda Papua
Ledakan yang terjadi secara tiba-tiba pada Minggu (31/05) pukul 14.45 WIT di bawah salah satu rumah panggung tersebut langsung memicu kepanikan warga. Polda Papua menyatakan belasungkawa yang mendalam dan meminta masyarakat sekitar untuk tetap tenang selama proses penyelidikan berlangsung.
"Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Saat ini fokus utama kami adalah penanganan korban, proses evakuasi, serta pengamanan lokasi kejadian. Personel di lapangan juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan seluruh korban dapat segera ditemukan dan mendapatkan penanganan yang diperlukan," jelas Kombes Pol. Cahyo Sukarnito.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan membiarkan tim gabungan menyelesaikan proses pencarian serta sterilisasi area.