← Beranda
Muhammadiyah Berduka atas Wafatnya Eks Menhan Ryamizard Ryacudu, Doakan Husnul Khatimah
Muhammad RidwanSenin, 1 Juni 2026 | 00.42 WIB
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan khutbah Shalat Idul Fitri 1447 Hijriah di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jumat (20/3/2026). (ANTARA/HO-PP Muhammadiyah)

 

JawaPos.com - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya mantan Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu, periode 2014–2019.

Haedar mendoakan agar almarhum husnul khatimah, diampuni segala kekhilafannya, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dengan limpahan rahmat dan kasih sayang-Nya.

Menurut Haedar, semasa hidupnya Ryamizard dikenal sebagai pejabat negara sekaligus purnawirawan TNI yang memiliki komitmen kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Integritas serta dedikasinya dalam mengabdi kepada bangsa dan negara menjadi bagian penting dari perjalanan pengabdiannya,” kata Haedar, Minggu (31/5).

Haedar menuturkan, almarhum juga menunjukkan kepedulian besar terhadap kehidupan masyarakat dan aktif membangun komunikasi dengan berbagai elemen bangsa. Hubungan tersebut, kata dia, tercermin melalui sejumlah pertemuan dan dialog yang pernah dilakukan bersama Muhammadiyah.

“Dalam sejumlah kesempatan, beliau berkunjung dan bersilaturahmi ke Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk berdiskusi mengenai berbagai isu strategis kebangsaan serta upaya memperkuat persatuan nasional,” jelas Haedar.

Lebih lanjut, Haedar berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan kesabaran dalam menghadapi duka tersebut.

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal kebaikan almarhum dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” pungkasnya.

Sebelumnya, kabar duka datang dari dunia militer Indonesia. Mantan Menteri Pertahanan (Menhan) periode 2014–2019, Ryamizard Ryacudu, dikabarkan meninggal dunia pada Minggu (31/5). Ia mengembuskan napas terakhir di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Kabar wafatnya mantan Menteri Pertahanan era periode pertama pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) itu dibenarkan oleh Kepala Biro Informasi Pertahanan Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Rico Ricardo Sirait.

"Benar, kami mendapat informasi berita duka cita, bahwa telah meninggal dunia Bapak Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada hari ini, Minggu 31 Mei 2026 pukul 14.03 WIB di RSPAD," ucap Rico Ricardo Sirait kepada wartawan, Minggu (31/5).

Semasa hidupnya, Ryamizard dikenal sebagai salah satu tokoh militer senior yang memiliki perjalanan karier panjang di lingkungan TNI. Selain menjabat sebagai Menteri Pertahanan pada periode 2014–2019, ia juga pernah menduduki berbagai posisi penting di TNI Angkatan Darat, termasuk sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).

Karier militernya dimulai setelah menempuh pendidikan di Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ABRI). Ia kemudian mengikuti Sekolah Khusus Calon Perwira pada 1985–1986. Pengembangan karier militernya berlanjut dengan menempuh pendidikan di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat pada 1991.

Dalam kehidupan pribadinya, Ryamizard merupakan menantu dari almarhum Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno.

EDITOR: Estu Suryowati