← Beranda
DPRD Nilai Transformasi Surabaya di Bawah Eri Cahyadi Tunjukkan Progres Signifikan
ARMJumat, 29 Mei 2026 | 23.12 WIB
Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri. (Istimewa)

Jawapos.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Syaifuddin Zuhri menilai transformasi pembangunan Kota Surabaya hingga memasuki usia ke-733 menunjukkan progres cukup signifikan, khususnya selama kepemimpinan Wali Kota Eri Cahyadi.

Menurut dia, capaian pembangunan terlihat dari peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan ekonomi masyarakat yang terus dilakukan pemerintah kota melalui alokasi APBD.

“Porsi belanja pembangunan terus diarahkan untuk kebutuhan dasar masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, penanganan banjir, perbaikan jalan, serta penguatan UMKM,” kata Syaifuddin di Surabaya, Kamis.

Ia menyebut digitalisasi pelayanan publik dan pembangunan berbasis kampung menjadi fokus utama Pemkot Surabaya dalam beberapa tahun terakhir. DPRD menilai arah pembangunan kota sudah berjalan baik karena tidak hanya mengejar pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

Terkait capaian penurunan angka kemiskinan, pengangguran, hingga stunting, DPRD menilai hasil tersebut mulai dirasakan masyarakat melalui berbagai program yang langsung menyentuh warga.

Program tersebut antara lain bantuan sosial, beasiswa pendidikan, pelatihan kerja, padat karya, pemberdayaan UMKM, hingga intervensi kesehatan ibu dan anak melalui layanan puskesmas dan posyandu.

Baca Juga: Fokus Ubah Perilaku Warga, Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan Gagas Sekolah Sampah

“Dari sisi pengangguran, pemerintah kota juga mendorong pelatihan tenaga kerja dan pembukaan peluang usaha berbasis ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Meski demikian, DPRD menilai masih terdapat pekerjaan rumah besar dalam pembangunan Surabaya, terutama terkait pemerataan pembangunan antarwilayah dan peningkatan kualitas lingkungan perkotaan.

Menurut Syaifuddin, pembangunan infrastruktur harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat di kawasan padat penduduk maupun wilayah pinggiran kota.

Selain pembangunan jalan dan drainase, tantangan ke depan meliputi penguatan transportasi publik, pengelolaan sampah, penanganan kawasan rawan banjir, hingga peningkatan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah.

DPRD juga mendorong agar pembangunan infrastruktur tetap selaras dengan pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat.

Ke depan, DPRD memandang Surabaya perlu diarahkan menjadi kota modern yang tetap humanis dan inklusif dalam menghadapi tantangan global.

Penguatan digitalisasi layanan publik, transportasi ramah lingkungan, ruang terbuka hijau, pengelolaan lingkungan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi prioritas penting.

Selain itu, DPRD juga mendorong penguatan ekonomi kreatif, UMKM, dan inovasi anak muda agar Surabaya mampu menjadi kota kompetitif tanpa meninggalkan aspek kesejahteraan sosial masyarakat.

Momentum Hari Jadi Kota Surabaya ke-733, lanjut dia, menjadi pengingat bahwa pembangunan kota membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

DPRD berharap warga Surabaya terus menjaga semangat gotong royong, toleransi, dan kepedulian terhadap lingkungan demi mewujudkan Surabaya yang maju, nyaman, dan berdaya saing.

“Dengan dukungan masyarakat dan sinergi bersama pemerintah kota, kami optimistis Surabaya akan terus tumbuh menjadi kota yang mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh warganya,” kata Syaifuddin. (Fai)

EDITOR: Mohamad Nur Asikin