JawaPos.com - Angkatan Laut Pakistan mendatangkan 3 kapal perang ke Indonesia pada Selasa (19/5). Termasuk diantaranya Kapal Selam Hangor yang dibangun bersama Tiongkok. Seluruh armada tempur Pakistan Navy Ship (PNS) tersebut diboyong ke Indonesia dalam rangka penguatan diplomasi maritim di antara kedua negara.
Dalam keterangan resmi yang disampaikan kepada awak media pada Kamis (21/5), Komandan Komando Daerah TNI AL (Kodaeral) III Laksamana Muda TNI Uki Prasetia menyampaikan bahwa ketiga kapal perang Angkatan Laut Pakistan itu sandar di Dermaga IKT ex-Presiden, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut).
Selain PNS Hangor, Angkatan Laut Pakistan turut membawa PNS Taimur dan PNS Aslat. Commander of the 18th Destroyer Squadron Angkatan Laut Pakistan Commodore Omar Farooq turut serta dalam lawatan ke Indonesia. Dia on board di atas PNS Taimur.
Baca Juga: Mafia Tanah Semakin Terorganisir Manfaatkan Celah, ATR/BPN Terus Upayakan Reformasi Sistem
”Kehadiran tiga kapal perang Pakistan di Jakarta bukan sekadar singgah secara teknis, melainkan simbol kuatnya hubungan bilateral,” ungkap Uki.
Menurut Uki, kunjungan armada kapal perang Pakistan tersebut merupakan suatu kehormatan bagi Indonesia. Terlebih, selama kapal-kapal perang itu bersandar di Jakarta, seluruh awak kapal bakal mengikuti serangkaian agenda seperti di courtesy call atau kunjungan kehormatan ke pejabat tinggi TNI AL, pertandingan olahraga persahabatan, deck reception hingga city tour dan open ship.
”Kami berharap sinergi antara TNI Angkatan Laut dan Pakistan Navy semakin erat, sekaligus menjadi ajang pertukaran budaya yang positif bagi kedua bangsa,” ujarnya.
Lebih lanjut, perwira tinggi bintang dua TNI AL itu menyatakan bahwa kerja sama antara Indonesia dengan Pakistan sangat penting. Khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan maritim yang semakin kompleks. Karena itu, Kodaeral III yang berbasis di Jakarta sebagai ibu kota negara berharap kerja sama TNI AL dengan Angkatan Laut Pakistan dapat terus ditingkatkan.
Baca Juga: Komdigi Ungkap Indonesia Harus Kuasai AI, Bukan Sekadar Pengguna Teknologi
”Dengan adanya (kunjungan armada tempur Angkatan Laut Pakistan) ini diharapkan dapat memperkuat hubungan diplomasi pertahanan serta meningkatkan sinergi dan kerja sama maritim antara Indonesia dan Pakistan di masa mendatang,” pungkasnya.