JawaPos.com - Ratusan ribu peserta Seleksi Kompetensi Manajer Koperasi Desa dan Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih 2026 sedang gusar. Hal ini karena harus menjawab soal-soal seleksi CAT.
Selain itu, para pelamar kini dihantui oleh "angka sakti" alias Passing Grade yang menjadi penentu hidup atau mati nasib mereka di dunia kerja
Dikutip Radar Jember (Jawa Pos Group), bagi Anda yang sedang atau akan menghadapi layar monitor ujian, memahami ambang batas bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban mutlak jika tidak ingin langsung tereliminasi secara otomatis oleh sistem.
Baca Juga: Efektif dan Praktis! Ketahui 10 Manfaat Air Garam yang Ampuh Atasi Berbagai Keluhan Kesehatan
Seleksi kompetensi merupakan seleksi untuk menggali pengetahuan dan keterampilan peserta ujian.
Tahapan ini meliputi Tes Potensi Kognitif dan Tes Manajemen Koperasi/Manajemen Kelautan dan Perikanan.
Untuk bisa lolos seleksi ini, peserta harus memenuhi nilai ambang batas pada kedua jenis tes tersebut.
Selain itu, seleksi ini juga menerapkan sistem gugur. Sehingga, peserta yang tidak lolos tahap ini tidak bisa melanjutkan tahap selanjutnya, yakni seleksi kompetensi tambahan (SKT).
Baca Juga: Ekonomi Kreatif Menguat, Peluang Baru Terbuka bagi Kreator di Berbagai Daerah
Seleksi Kompetensi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) berlangsung pada 3-12 Mei 2026. Ketahui berapa passing grade atau nilai ambang batas Seleksi Kompetensi KNMP dan KDKMP 2026.
Tes Potensi Kognitif adalah tes yang dilakukan untuk mengukur kemampuan peserta.
Kaitannya yakni dengan bahasa, hitungan, pengetahuan umum, pola gambar, abstraksi ruang, dan menentukan bentuk.
Keenam kemampuan tersebut menjadi subtes yang akan diujikan dalam tes ini. Peserta diberi waktu pengerjaan sekitar 50 menit.
Sedangkan, nilai ambang batasnya yang perlu dicapai adalah 110.
Sementara itu, Tes Manajemen Koperasi merupakan tes bagi peserta formasi jabatan KDKMP.
Tujuannya untuk mengukur kemampuan peserta terkait dengan pemahaman dan penerapan prinsip, tata kelola, pengelolaan usaha, pengelolaan keuangan, pelayanan anggota, dan pengembangan kelembagaan koperasi.
Adapun Tes Manajemen Kelautan dan Perikanan ditujukan bagi peserta formasi jabatan KNMP.
Tujuannya adalah untuk mengukur kemampuan peserta terkait dengan pemahaman dan pengelolaan bidang kelautan dan perikanan.
Di dalamnya mencakup tata kelola usaha, pengelolaan sumber daya, operasional, pemberdayaan masyarakat, dan aspek kelembagaan di bidang kelautan dan perikanan.
Baca Juga: Danantara jadi Investor GoTo, Rosan Fokus Dongkrak Kesejahteraan Ojol
Tes Manajemen, baik dalam Koperasi maupun Kelautan dan Perikanan, terdiri dari 20 butir soal.
Bobot jawaban benar bernilai 5 dan salah atau tidak menjawab bernilai 0. Sedikit berbeda dari Tes Potensi Kognitif, Tes Manajemen ini tidak ditentukan nilai ambang batasnya.