← Beranda
Gus Ipul Klarifikasi Tudingan Korupsi Sepatu Sekolah Rakyat Rp 700 Ribu: Itu Pemberian Khofifah!
Ryandi ZahdomoSelasa, 5 Mei 2026 | 22.40 WIB
Mensos Gus Ipul dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memasangkan sepatu kepada siswa Sekolah Rakyat. (Istimewa)

 

 

JawaPos.com - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, buka suara soal polemik anggaran sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 miliar. Isu viral muncul dari dugaan harga sepatu Rp 700 ribu per pasang tidak sesuai harga pasaran merek lokal.

Gus Ipul menegaskan foto sepatu viral di media sosial bukan berasal dari anggaran Kemensos. Ia mengklarifikasi sepatu tersebut adalah bantuan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Ia menjelaskan ada kesalahpahaman informasi akibat pemotongan foto di media sosial. Gus Ipul merujuk foto dirinya bersama Khofifah saat menyerahkan sepatu tersebut.

"Itu foto yang saya memberikan sepatu bersama Ibu Khofifah. Itu sepatu yang diberikan oleh Bu Khofifah, bukan oleh Kementerian Sosial," ujar Gus Ipul di Kementerian Sosial, Selasa (5/5).

Ia menambahkan standar sepatu ini berbeda dengan pengadaan resmi program Sekolah Rakyat. "Iya beda jauh! Bukan standar dari sekolah rakyat, itu pemberian khusus dari Gubernur Jawa Timur. Jadi itu pemberian khusus dari Gubernur Jawa Timur untuk siswa ke sekolah rakyat pada saat kami ada acara di Malang kalau enggak salah itu atau di mana itu," lanjutnya.

 

Rincian Harga Sepatu Sekolah Rakyat

Terkait anggaran Rp700 ribu per pasang yang disorot publik, Gus Ipul memaparkan data realisasi anggaran di lapangan. Ia menyatakan angka itu adalah pagu tertinggi untuk jenis sepatu tertentu, sedangkan harga setelah lelang lebih rendah.

Berdasarkan data yang disajikan, terdapat beberapa jenis sepatu untuk siswa. Pertama, Sepatu PDL (Tinggi): Pagu Rp 700.000, realisasi Rp 640.000.

Kedua, Sepatu Harian SMP/SMA: Pagu Rp 500.000, realisasi Rp 300.000. Ketiga, Sepatu SD: realisasi Rp 250.000.

Setiap siswa mendapat empat pasang sepatu yaitu sepatu olahraga, PDH, PDL, dan sepatu harian. Gus Ipul juga menegaskan harga tersebut sudah termasuk kaos kaki. "Include dalam sepatu. Jadi setiap sepatu ini sudah include dengan kaos kakinya. Kan sepatu yang panjang kaus kakinya tentu beda dengan sepatu yang pendek," jelasnya.

 

Komitmen Transparansi dan Audit BPK

Mensos Gus Ipul menjamin seluruh proses pengadaan barang dan jasa di Kemensos berjalan ketat tanpa intervensi pimpinan. Pihaknya juga meminta pendampingan langsung dari Kejaksaan Agung dan Polri.

"Saya dan Pak Wamen komitmen dari awal untuk tidak akan mengintervensi, tidak akan mencampuri, tidak akan titip-titip, tidak akan mengarahkan proses-proses pengadaan barang dan jasa di Kementerian Sosial. Ini adalah tekad dan komitmen kami berdua," ujar Gus Ipul.

Ia mempersilakan masyarakat dan pihak berwenang mengaudit jika ada indikasi penyimpangan. Gus Ipul tegas tidak segan melaporkan anak buahnya jika terbukti korupsi. (*)

 

 

EDITOR: Dinarsa Kurniawan