JawaPos.com – Dukungan terhadap Republik Islam Iran dalam menjaga kedaulatan negaranya terus berdatangan dari berbagai elemen di Indonesia. Salah satunya dari Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI).
Ketua Umum LPOI Said Aqil Sirodj menyampaikan dukungan moral itu saat menggelar pertemuan dan silaturahmi dengan Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi di Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqofah, Jakarta, Sabtu (18/4).
Menurut said Aqil, sikap Republik Islam Iran dalam meempertahankan negaranya sejalan dengan nilai-nilai Islam dan prinsip kemanusiaan.
“Kami menyampaikan dukungan penuh atas perjuangan Republik Islam Iran dalam menjaga kedaulatan negara dan bangsa, sebagai wujud dari hifzunnafsi (melindungi jiwa), hifzuddaulah (melindungi negara), serta hifzuddin (melindungi agama),” ujar Said Aqil dalam keterangannya, Sabtu (18/4) sebagaimana dilansird ari Antara.
Baca Juga: Trump Ancam Ambil Paksa Uranium Iran jika Kesepakatan Gagal Tercapai
Said Aqil juga menyampaikan keprihatinan atas berbagai tekanan dan konflik global yang dialami Iran.
Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa Indonesia menjunjung tinggi keadilan dan menolak segala bentuk penjajahan.
Menurut mantan Ketua Umum PBNU itu, masyarakat Indonesia juga menyerukan persatuan umat Islam dunia. Serta mendorong terciptanya perdamaian melalui dialog dan kerja sama internasional.
LPOI, tutur said Aqil, berharap perdamaian dunia bisa terwujud, serta mendoakan keselamatan dan kesejahteraan rakyat Iran.
“Kita mendukung Iran sepenuhnya dengan doa, dengan moral. Berdoa mudah-mudahan bangsa Iran diberi kekuatan lahir batin dan kemenangan," ucap Said Aqil.
Baca Juga: Iran Bantah Klaim Donald Trump: Uranium yang Diperkaya Tak Akan Diserahkan Kemana-mana
Sebagai simbol persahabatan dan solidaritas, Duta Besar Boroujerdi menerima cinderamata berupa keris dari Said Aqil, yang dimaknai sebagai simbol keberanian dan keteguhan dalam menghadapi berbagai tantangan global.
Selain itu, Said Aqil juga menyampaikan permohonan agar kapal tanker Indonesia dapat diberikan izin melintas di Selat Hormuz dengan jaminan keamanan, sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas energi nasional.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan masyarakat Indonesia, dikarenakan menyampaikan dukungannya kepada kami. Dikarenakan selama ini telah menunjukkan bahwa Indonesia selalu hadir di sisi yang benar dari sejarah,” ujar Boroujerdi.