← Beranda
Sukses Amankan Mudik Lebaran 2026, Kakorlantas Irjen Agus sebut Pelayanan Humanis sebagai Kunci
Sabik Aji TaufanSabtu, 11 April 2026 | 01.59 WIB
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho. (Istimewa)

 

JawaPos.com — Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menyampaikan, keberhasilan Operasi Ketupat 2026 tidak hanya hasil kerja keras Polri. Melainkan kolaborasi lintas sektor dalam memokuskan pengamanan ke arah keselamatan masyarakat.

Agus mengatakan, pengamanan mudik tidak sebatas mengatur lalu lintas. Pemerintah terfokus pada upaya menjaga keselamatan dan kenyamanan pemudik hingga tiba di kampung halaman.

“Operasi Ketupat adalah operasi sosial dan spiritual. Negara hadir untuk memastikan seluruh rangkaian ini berjalan aman dan lancar,” kata Agus, Jumat (10/4).

Agus mengatakan, terkendalinya arus mudik dan balik tahun ini tak lepas dari penerapan predictive traffic policing berbasis data. Berbagai rekayasa lalu lintas seperti contraflow, one way lokal hingga one way nasional diterapkan secara terukur berdasarkan parameter seperti traffic counting dan rasio volume kendaraan.

Baca Juga: 3 Zodiak ini Mendapatkan Hoki di Masa Sulit, Mulai Bulan April Rezekinya Berubah Kian Lancar Sepanjang Tahun 2026

“Setiap kebijakan tidak diambil secara intuitif, tetapi melalui perhitungan yang matang dan berbasis data. Ini membuat pengelolaan arus mudik dan balik tetap terkendali meski terjadi lonjakan tertinggi sepanjang sejarah,” imbuhnya.

Polri juga mengerahkan teknologi seperti ETLE drone hingga V-Tol untuk meningkatkan pengawasan di jalan tol maupun arteri. Langkah ini efektif untuk melakukan penertiban kendaraan.

Turunnya fatalitas korban kecelakaan lalu lintas sebesar 31 persen juga menjadi capaian positif. Penurunan ini turut dipengaruhi oleh berbagai kebijakan strategis, seperti pembatasan kendaraan sumbu tiga serta penerapan program Work From Anywhere (WFA).

“Keselamatan adalah prioritas utama. Alhamdulillah, fatalitas korban meninggal dunia turun signifikan, ini bukti bahwa upaya bersama berjalan efektif," imbuhnya.

Irjen Pol. Agus juga menyoroti pentingnya lima klaster pengamanan dalam Operasi Ketupat, meliputi jalan tol dan arteri, tempat ibadah, simpul transportasi seperti pelabuhan dan bandara, hingga kawasan wisata. 

Seluruh klaster tersebut didukung oleh kehadiran pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu yang memberikan layanan langsung kepada masyarakat.

“Pelayanan yang humanis menjadi kunci. Bahkan di beberapa wilayah, pemudik roda dua difasilitasi untuk diangkut menggunakan kendaraan lain demi keselamatan,” ucapnya.

Meski begitu, Agus memastikan Polri akan terus melakukan evaluasi. Dengan begitu pelaksanaan mudik tahun depan akan lebih baik lagi.

“Ini bukan pekerjaan yang dimulai dari nol setiap tahun. Harus berkelanjutan, dengan peningkatan di setiap aspek, terutama kolaborasi, teknologi, dan pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya..

EDITOR: Sabik Aji Taufan