← Beranda
Jasa Marga Catat 1,3 Juta Kendaraan Melintas di Tol Regional Nusantara hingga H-4 Lebaran 2026
Syahrul YunizarRabu, 18 Maret 2026 | 19.35 WIB
One way lokal diberlakukan di KM 70-263 Tol Trans Jawa. (Istimewa).

 

JawaPos.com - Arus mudik Lebaran 2026 terasa di berbagai wilayah Indonesia. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat lonjakan volume kendaraan yang melintas di sejumlah ruas tol regional di luar Pulau Jawa.

Berdasarkan data Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division (JNT), total sebanyak 1.311.659 kendaraan melintas di lima ruas tol regional sejak H-10 hingga H-4 Idulfitri 1447 H (11–17 Maret 2026). Angka ini meningkat 2,85 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 1.275.366 kendaraan.

Kenaikan ini menjadi indikator awal meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang puncak arus mudik, terutama di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga DIY.

Sumatera Dominasi Pergerakan Kendaraan

Ruas Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa masih menjadi penyumbang lalu lintas terbesar dengan total 586.770 kendaraan, naik 1,66 persen dari kondisi normal. Arus keluar Kota Medan melalui Gerbang Tol (GT) Amplas tercatat mencapai 151.890 kendaraan, meningkat 6,55 persen.

Sementara itu, kendaraan yang masuk menuju Kota Medan melalui GT Amplas mencapai 138.751 kendaraan, atau naik 2,66 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Di ruas Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, tercatat 116.878 kendaraan melintas atau melonjak 10,27 persen. Kenaikan signifikan juga terlihat pada akses menuju Bandara Internasional Kualanamu, dengan peningkatan arus kendaraan hingga lebih dari 13 persen baik untuk kendaraan masuk maupun keluar.

Lonjakan Signifikan di Luar Sumatera

Tak hanya di Sumatera, peningkatan volume lalu lintas juga terjadi di wilayah lain. Ruas Tol Balikpapan–Samarinda mencatat 83.158 kendaraan, naik 13,17 persen dari kondisi normal.

Kondisi serupa terlihat di ruas Tol Manado–Bitung dengan total 52.024 kendaraan, meningkat 13,06 persen. Kenaikan ini menunjukkan mobilitas masyarakat di wilayah Indonesia timur juga mulai menggeliat menjelang Lebaran.

Sementara itu, lonjakan tertinggi terjadi di ruas Tol Solo–Yogyakarta NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura–Prambanan. Volume lalu lintas mencapai 111.507 kendaraan, atau melonjak hingga 18,05 persen dibandingkan kondisi normal.

Sebanyak 53.611 kendaraan tercatat menuju Yogyakarta melalui GT Prambanan, meningkat 11,01 persen. Data ini mengindikasikan tingginya pergerakan menuju destinasi wisata dan kampung halaman di wilayah DIY dan sekitarnya.

Jasa Marga Perkuat Layanan Darurat

Di tengah peningkatan mobilitas ini, Jasa Marga juga memperkuat layanan bagi pengguna jalan tol. Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa transformasi Call Center menjadi nomor 133 bertujuan mempermudah akses layanan darurat.

“Nomor tiga digit ini lebih mudah diingat, sehingga pengguna jalan dapat dengan cepat menghubungi layanan bantuan saat kondisi darurat,” ujarnya.

Layanan ini dapat digunakan untuk memperoleh informasi lalu lintas, melaporkan kejadian, hingga meminta bantuan petugas di lapangan secara lebih responsif.

Baca Juga: Perayaan Idul Fitri Berpotensi Berbeda, MUI Minta Umat Muslim Tunggu Hasil Sidang Isbat Kamis Besok

Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan mudik dengan matang. Pengguna jalan tol diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, kecukupan bahan bakar, serta saldo uang elektronik.

Selain itu, pengendara juga diingatkan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas guna menjaga kelancaran dan keselamatan selama perjalanan.

 

EDITOR: Kuswandi