← Beranda
Arus Mudik Lebaran 2026 Mulai Terlihat, Lalu Lintas di Tol Jabodetabek dan Bandung Naik
Rian AlfiantoSabtu, 14 Maret 2026 | 19.44 WIB
Jasa Marga mulai catat volume kenaikan arus lalu lintas pemudik pada Sabtu (14/3). (Istimewa).

 

JawaPos.com - Pergerakan awal arus mudik Idul Fitri 1447 H atau Lebaran 2026 mulai terlihat di sejumlah ruas tol di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat. Pada H-8 Lebaran atau Jumat (13/3/2026), volume kendaraan yang melintas di beberapa gerbang tol tercatat mulai meningkat, terutama menuju wilayah Bandung dan jalur barat ke Merak.

Data Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT) menunjukkan total kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek menuju beberapa arah utama mencapai 175.132 kendaraan. Angka tersebut naik 0,72 persen dibandingkan volume lalu lintas normal yang tercatat sekitar 173.879 kendaraan.

Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division Widiyatmiko Nursejati mengatakan peningkatan lalu lintas mulai terlihat meski belum signifikan.

“Pada H-8 libur Idulfitri 1447 H, volume lalu lintas di sejumlah gerbang tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat mulai menunjukkan peningkatan dibandingkan kondisi normal,” kata Widiyatmiko dalam keterangannya.

Arah Bandara dan Merak mulai naik

Arus kendaraan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta melalui Gerbang Tol Cengkareng tercatat 83.572 kendaraan, atau meningkat 1,20 persen dibandingkan volume normal sebanyak 82.577 kendaraan.

Baca Juga: Memperkenalkan Kopi Indonesia ke Pasar Internasional dengan Perluas Jaringan Distribusi

Sementara itu, kendaraan yang bergerak menuju Merak melalui Gerbang Tol Cikupa mencapai 55.520 kendaraan, naik cukup signifikan 6,88 persen dibandingkan lalu lintas normal yang tercatat 51.944 kendaraan.

Di sisi lain, lalu lintas menuju kawasan wisata Puncak Bogor melalui Gerbang Tol Ciawi 1 tercatat 36.040 kendaraan, atau turun 8,43 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 39.358 kendaraan.

Jalur menuju Bandung mulai padat

Kondisi berbeda terlihat di wilayah Jawa Barat, di mana pergerakan kendaraan menuju Bandung dan kawasan sekitarnya mulai meningkat.

Total kendaraan yang melintas menuju wilayah Bandung dan Rancaekek tercatat 76.107 kendaraan, meningkat 1,93 persen dibandingkan lalu lintas normal yang mencapai 74.668 kendaraan.

Lonjakan juga terlihat di Gerbang Tol Cileunyi pada ruas Tol Padaleunyi. Sebanyak 38.728 kendaraan tercatat menuju Rancaekek, Garut, dan sekitarnya, atau naik 2,34 persen dibandingkan kondisi normal.

Selain itu, kendaraan yang menuju Bandung atau Jakarta melalui gerbang tol yang sama tercatat 32.645 kendaraan, melonjak 14,23 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 28.579 kendaraan.

Di Gerbang Tol Pasteur, arus kendaraan menuju Kota Bandung tercatat 37.379 kendaraan, meningkat 1,51 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara kendaraan yang meninggalkan Bandung menuju Jakarta tercatat 30.999 kendaraan, atau sedikit turun 0,84 persen.

Baca Juga: Iran Dikabarkan Izinkan Kapal Tanker Melewati Selat Hormuz, tapi Bayar Pakai Mata Uang Yuan

Pengendara diminta persiapkan perjalanan

Widiyatmiko mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik guna menghindari kendala di jalan.

“Jasa Marga mengimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, serta memastikan kecukupan BBM dan saldo e-toll,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pengguna jalan untuk menggunakan satu kartu e-toll yang sama saat transaksi masuk dan keluar pada ruas tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Tol Cipularang, Padaleunyi, dan JORR II.

Langkah tersebut penting untuk menghindari kendala saat transaksi di gerbang tol selama periode arus mudik Lebaran yang diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan