JawaPos.com - Ratusan orang memadati kediaman Duta Besar (Dubes) Republik Islam Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi pada Kamis sore (5/3).
Mereka datang untuk berdoa bersama dan memberikan dukungan secara langsung kepada rakyat Iran yang tengah menghadapi gempuran serangan dari Israel dan Amerika Serikat (AS).
Al Farisi adalah salah satunya. Dia datang mengenakan kameja berwarna hitam. Memandingi potret Pemimpin Agung Iran, Ayatollah Ali Khamenei yang dipajang di beberapa sudut rumah.
Dari ruang depan terdengar lantunan ayat suci Alquran yang dibacakan bersama-sama untuk mendoakan korban perang di Timur Tengah tersebut.
Baca Juga: Israel Sebut Pemimpin Tertinggi Baru Iran Mojtaba Hosseini Khamenei Jadi Target Eliminasi
”Sepeti yang kita tahu dari berita-berita, ada banyak korban tidak berdosa yang meninggal dunia. Saya datang untuk mendoakan mereka,” ucap Farisi saat diwawancarai.
Pemuda berusia 25 tahun itu mengaku ikut sedih atas perang yang terjadi di Negara Iran.
Apalagi serangan yang dilakukan oleh Israel dan AS dilakukan di tengah-tengah Ramadhan, saat umat Muslim tengah melaksanakan ibadah puasa. Dia berharap konflik yang memanas sejak Sabtu (28/2) lalu itu segera mereda.
”Mudah-mudahan konfliknya cepat reda, tidak ada lagi perang,” harapnya.
Dalam kesempatan itu, Dubes Boroujerdi menyampaikan bahwa saat ini Iran tengah berduka.
Baca Juga: Kronologi Kapal Perang Iran IRIS Dena Tenggelam di Samudra Hindia Usai Diserang Kapal Selam AS
Bukan hanya karena barusa kehilangan pemimpin agung mereka, Iran berduka lantaran serang Israel dan AS menewaskan banyak korban sipil, termasuk perempuan dan anak-anak yang seharusnya masih bersekolah.
”Pada hari ini kita sedang berduka. Duka terhadap seorang Pemimpin Agung yang telah menyumbangkan hidupnya, lebih dari 86 tahun, untuk urusan negara,” kata Boroujerdi.
Menurut dia, Khamenei adalah pemimpin agung yang telah berjuang sepanjang 86 tahun hidupnya untuk rakyat Iran.
Selama 86 tahun itu pula, Khamenei disebut terus memikirkan dan memperjuangkan persatuan umat Muslim. Dia juga tidak pernah lelah mencintai dan mendoakan sesama.
”Hari ini kita sedang berduka terhadap kehilangan seorang pemimpin agung yang tidak pernah kompromi dengan pihak musuh. Yang selalu melawan berbagai hegemoni kekerasan dan genosida. Yang melawan pembunuhan di manapun itu berada,” imbuhnya..
Baca Juga: Kronologi Kapal Perang Iran IRIS Dena Tenggelam di Samudra Hindia, Diduga Diserang Kapal Selam AS
Nama Penulis: SAHRUL YUNIZAR - synjawapos@gmail.com
Rubrik/Kanal: Internasional
Tagging: Doa Bersama, Dubes Iran, Iran, Israel, Amerika Serikat