← Beranda
Sosok Aura Cinta, Model Pinjol yang Berani Debat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Soal Perpisahan Sekolah
Ryandi ZahdomoSenin, 28 April 2025 | 23.10 WIB
Aura Cinta viral setelah berdebat dengan Gubernur Dedi Mulyadi mengenai larangan wisuda dan penggusuran rumahnya. (Istimewa)

JawaPos.com - Nama Aura Cinta mendadak viral di media sosial setelah aksinya berdebat dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengenai kebijakan pelarangan sekolah dalam menggelar wisuda. 

Tak hanya soal larangan wisuda sekolah, rumah keluarga Aura di bantaran sungai kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi juga ikut digusur pemerintah.

Tak berhenti di situ, jejak digital Aura langsung dibongkar netizen. Salah satu yang menarik perhatian, Aura Cinta pernah menjadi model iklan aplikasi pinjaman online.

Video promosi tersebut viral setelah diunggah akun gosip @lambe_turah dan langsung dihujani ribuan komentar pedas.

"Pantes dia pengen wisuda SMA diadain, biar laku kali pinjolnya," sindir akun @zuldfikarrr.

"Waaduh model pinjol juga, harusnya ada ketentuan hukum ya, masa bocil jadi model pinjol," tambah @mayangray.

Namun, ada pula yang memuji potensi Aura. Ia menilai potensi Cinta Aura harus diarahkan ke arah yang baik.

"Public speaking-nya bagus/berani, kalau diarahkan dengan baik akan ada hasil yang baik untuk ortunya," komentar akun @coach_fully.

Aura juga dikenal aktif membuat konten beauty vlogging di TikTok dan YouTube. Di Instagram, ia memiliki 15,9 ribu pengikut. Ia juga membagikan beberapa projectnya saat menjadi figuran dalam salah satu sinetron maupun program TV. 

Awal Mula Cinta Aura Viral

Baca Juga: Rekomendasi 4 Warung Nasi Babat Paling Laris dan Ramai di Surabaya: Cepat Ludes Kalau Tak Buru-buru!

Cinta Aura viral di media sosial usai video yang diunggah di TikTok pribadinya @iam_auracinta mendapat perhatian netizen. Ia melontarkan kritik pedas kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Sebab, rumah yang selama ini dihuninya dihancurkan oleh pemerintah. 

"Lucu ya katanya pembangunan tapi yang dikorbanin rakyat kecil, proyek-proyek besar terus diluncurin, mulai dari larangan motor, sekolah tanpa wisuda, bahkan bendungannya bikin warga terusir dari rumahnya, katanya untuk rakyat tapi kenapa justru rakyat kecil yang dikorbanin," ujar Aura dalam video berlatar belakang penggusuran itu.

Hingga Senin (28/4), video tersebut telah ditonton 8,4 juta kali dan menuai lebih dari 69 ribu komentar. Sebagian besar warganet malah justru mengkritik balik Aura.

Tak lama setelah viral, Gubernur Dedi Mulyadi mengundang warga terdampak penggusuran, termasuk Aura Cinta dan keluarganya. Dalam pertemuan tersebut, Aura tetap teguh memprotes kebijakan larangan wisuda.

Dedi Mulyadi pun memberikan klarifikasi.

"Tidak boleh ada beban untuk orang tua, jangan sampai BOS dibayar pemerintah tapi siswanya hura-hura," jelasnya di YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel.

"Harusnya kritik pemerintah yang tidak memperhatikan pendidikan, ini pemerintahnya memperhatikan pendidikan. Melarang gurunya bikin pungutan, harusnya siswa mengkritik sekolah yang membiarkan pungutan," tambahnya.

Namun Aura tetap menyampaikan harapannya, agar perpisahan tetap ada meski dengan biaya minimal.

"Mohon maaf ya pak saya bukan menolak kebijakan bapak, jangan dihapus pak, gak semua orang bisa terima," ujar Aura.

Gubernur Dedi pun menutup debat itu dengan apresiasi.

"Terima kasih sudah mengkritik. Makanya saya undang. Biasa, namanya anak muda, kritis, bagus, tapi harus objektif," ujarnya.

EDITOR: Bintang Pradewo