JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui magnitudo gempa yang mengguncang Garut, Jawa Barat, Sabtu (26/4). Semula, gempa dilaporkan bermagnitudo 6,5. Saat ini, dilaporkan gempa bumi di Garut magnitudo 6,2.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, gempa bumi di wilayah Garut itu tepatnya terjadi di laut Samudera Hindia Selatan Jawa Barat pada Sabtu (27/4) sekitar pukul 23.29 WIB.
"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,2," ujarnya dalam akun X @DaryonoBMKG, dkkutip Minggu (28/4).
Selain itu, ia juga memastikan bahwa gempa bumi tektonik di Garut ini tak berpotensi mengalami tsunami.
"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi selatan Jawa Barat M6,2 ini tidak berpotensi tsunami," pungkas Daryono.
Sebelumnya, gampa bumi melanda wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kuatnya gempa sampai getarannya terasa sampai ke wilayah Jabodetabek.
Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa bumi ini memiliki kekuatan magnitudp 6,5. Kedalaman gempa sekitar 10 kilometer di bawah permukaan air laut.
Baca Juga: Jawaban Laura Theux Usai Dicibir Netizen Gara-gara Melahirkan Caesar di Tanggal Cantik
Gempa pertama terasa pukul 23.29 WIB. Pusat gempa terletak di koordinat 8.42 LS-107.26 BT stau berada di laut, 151 kilometer barat daya Kabupaten Garut.
Gempa dirasakan pada MMI IV di wilayah Sukabumi, MMI III-IV di Bandung, dan MMI III di Tangerang. Secara kasat mata, gempa dirasakan sekali oleh warga.