← Beranda
Harga Beras Capai Rp 19 Ribu Per Kg, Ganjar Sindir Bansos yang Digencarkan Jokowi
Muhammad RidwanKamis, 22 Februari 2024 | 14.17 WIB
Calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo usai menggunakan hak suaranya di TPS 011, Lempongsari, Gajah Mungkur, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (14/2). (Foto: Ridwan)
JawaPos.com - Calon presiden (capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo menyikapi melambungnya harga beras yang mencapai Rp 19 ribu per kilogram sebagai peringatan bagi pemerintah. Ganjar mendesak untuk segera dilakukan operasi pasar.
 
“Sebenarnya anomali berasnya mahal. Kemarin saya tanya mencapai Rp 19 ribu sampai Rp 20 ribu per kilogram. Mestinya yang dilakukan ya operasi pasar,” kata Ganjar di Jakarta, Rabu (21/2).
 
Baca Juga: 7 Tanda Kekurangan Vitamin dan Mineral, Waspada Rambut Rontok dan Sariawan
 
Ganjar pun menyinggung soal bantuan sosial (Bansos) yang digencarkan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Menurutnya, Bansos dapat meringankan beban masyarakat, namun jika dilakukan di saat momentum Pemilu akan memunculkan interpretasi yang berbeda.
 
“Kalau Bansos itu untuk menolong masyarakat itu cerita baik tapi momentum pas Pemilu akan menjadi interpretasi yang berbeda,” paparnya.
 
Baca Juga: Anggota KKB Pemasok Senjata untuk Egianus Kogoya Ditangkap saat Hadiri Rekapitulasi Suara Pemilu 2024
 
Ganjar menegaskan, solusi untuk mengatasi kenaikan harga beras adalah dengan menurunkan semua instrumen terkait dan segera melakukan operasi pasar.
 
“Kalau hari ini harga beras naik solusinya bukan Bansos tapi operasi pasar. Kalau tidak, maka seperti kemarin saya keliling harga Rp 14 ribu sampai Rp 15 ribu dan sekarang sampai Rp 19 ribu saya kira sudah alert buat pemerintah. Segera seluruh instrumen diturunkan. Saya kira manajemen ini tidak sulit hanya butuh mau saja,” pungkasnya.
EDITOR: Banu Adikara