JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mempertimbangkan agar masyarakat lokal di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, bisa diberikan ruang khusus untuk direkrut menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Hal ini disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta, Selasa (30/1) kemarin.
Menurut Menteri Anas, nantinya akan ada prosentase khusus yang akan ditentukan pemerintah dalam proses rekrutmen masyarakat lokal IKN jadi ASN ini.
"Kita sedang mempertimbangkan atas saran Bapak Presiden untuk ada prosentase masyarakat lokal diberikan ruang khusus untuk menjadi ASN di IKN," kata Menteri Anas.
Saat ditanya, berapa prosentase yang akan diberikan Presiden Jokowi untuk rekrutmen masyarakat lokal jadi ASN di IKN, Anas belum bisa memastikan secara angka.
Dia menyebut, terkait prosentase itu akan didiskusikan kembali dengan Presiden Jokowi.
"Nanti kita lagi akan didiskusikan lagi dengan Bapak Presiden," imbuhnya.
Seperti diketahui, pemerintah bakal membuka lowongan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Ibu Kota Nusantara (IKN). Adapun kuota yang disiapkan sebanyak 250.000 formasi untuk fresh graduate.
Ratusan lowongan tersebut disiapkan untuk talenta digital yang mana tesnya akan dilakukan pada Maret mendatang. "Formasi pemerintah pusat (IKN) sebanyak 250.000 fresh graduate buat IKN termasuk dipilih talenta digital yang rencananya Maret akan mulai tesnya," ujar Anas.
Anas menjelaskan, Presiden Jokowi juga menugaskan untuk segera menyelesaikan sistem smart ASN yang akan mengintegrasikan seluruh layanan ASN ke dalam satu portal.
"Sehingga ASN segera membuat identitas kependudukan digital, nanti SSO-nya (Single Sign on) menggunakan itu sambil yang lain selesai dalam rangka mereka untuk mendapatkan layanan mulai e-kinerja, kenaikan pangkat, pensiun, dan seterusnya, termasuk pembelajaran, diklat dan lain-lain itu bisa diintegrasikan," jelas Anas.