← Beranda
Cak Imin Sebut Helikopter Anies Sempat Sulit Mendarat di Batam karena Tak Diizinkan
Tazkia Royyan HikmatiarRabu, 3 Januari 2024 | 18.48 WIB
Pasangan capres dan cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menghadiri acara Halaqah dan dialog kebangsaan di Pondok Pesantren Bahrul Huda, Tuban, Jawa Timur, Jumat (30/1

JawaPos.com - Calon wakil presiden nomor urut 1 Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyebut bahwa helikopter Anies Baswedan sempat kesulitan mencari tempat untuk mendarat saat hendak turun di wilayah Tuban untuk melalukan kampanye beberapa waktu lalu. 

"Kemarin saya dengar karena pendaratan mas Anies di Tuban butuh lapangan, kita pinjam lapangan kepada Semen Indonesia, engga berani ngizinin," ujarnya kepada wartawan, Rabu (3/1).
 
"Kita pinjam halaman polsek, polres enggak diizinin," sambung Cak Imin.
 
Baca Juga: Pemerintah Bakal Buka Rekrutmen CASN 2024, Paling Banyak untuk Fresh Graduate dam Talenta Digital
 
Hal itu menurutnya patut disesalkan. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menegaskan bahwa seharusnya fasilitas negara dapat terbuka untuk aktivitas kampanye yang sudah konstitusional. 
 
"Ini harusnya semua fasilitas-fasilitas milik negara terbuka untuk sekadar pendaratan. Sehingga proses kampanye berjalan sukses," ucapnya.
 
"Kalau enggak bisa mendarat, jauh letaknya, ya akhirnya suksesnya kampanye terganggu," sambung Cak Imin.
 
Wakil Ketua DPR RI itu meminta agar semua pihak membantu untuk terselenggaranya pemilu yang adil dan tanpa diskriminasi. Menurutnya agenda kampanye adalah agenda nasional yang harus didukung bersama. 
 
"Jadi kita harus dukung dan saya berharap semua aparat penegak baik pemda mendukung proses kampanye. Memberi dukungan kesuksesan kampanye karena ini agenda nasional," pungkas Cak Imin.
EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah