← Beranda
Tren Boikot Produk Pro Israel, Video Viral Pembeli di Mcdonald's Banjir Peringatan Menohok dari Warganet!
Muhammad Irfan HabibiMinggu, 5 November 2023 | 03.27 WIB
Konten tak jadi beli McDonald’s dan pernyataan McDonald’s Indonesia. (Twitter @ tanyarlfes dan Instagram @mcdonaldsid)

JawaPos.com- Konflik antara Palestina dengan Israel berimbas pada ajakan produk-produk tertentu yang dikabarkan mendukung Israel, seperti McDonald’s.

Seruan pemboikotan ini bermula dari McDonald’s menyatakan dukungannya kepada Israel dengan memberikan makanan kepada pasukan militer, rumah sakit, tim penyelamat, dan masyarakat.

McDonald’s Indonesia melalui media sosialnya merespon dengan menyatakan bersimpati pada korban dan komunitas yang terdampak.

Dalam pernyataan yang diunggah pada 23 Oktober 2023 juga menegaskan jika sepenuhnya dimiliki pengusaha asli Indonesia di bawah naungan PT. Rekso Nasional Food. 

Namun, keinginan untuk melakukan pemboikotan terhadap restoran cepat saji tersebut tetap tak dapat dihindari.

Berbagai konten aksi maupun ajakan pemboikotan pun bermunculan di media sosial. 

Salah satunya video yang diunggah ulang di media sosial Twitter atau X oleh akun @tanyarlfes.

Dalam video tersebut seorang laki-laki mengendarai mobil dan menuju layanan Drive Thru McDonald’s.

Baca Juga: Boikot Produk Pro Israel, Pedagang Ini Turunkan Barang Dagangannya dari Etalase

Sesampainya di tempat pemesanan drive thru, ia dilayani sebagaimana mestinya dengan ditanyakan hendak memesan apa.

Laki-laki dalam konten yang tampak sengaja dibuat ini membalas dengan mempertanyakan sedang ada promo apa saja di McDonald’s.

Setelah pelayan menjawab promo apa saja yang tersedia, lelaki itu menjawab, “Yaudah, ga jadi deh Mbak. Saya ingat sama saudara-saudara saya di Palestina. Maaf ya Mba. Diakhiri dengan langsung menancap gas jalan.

Postingan di X ini telah mendapatkan lebih dari 5 ribu reply atau balasan. Dalam reply tersebut memberikan reaksi yang beragam dan bersimpati kepada pelayan restoran cepat saji tersebut.

“Guys, kayanya ga perlu gini juga deh. Tapi menurut aku kalo dibikin konten & memang sengaja datang (bukan buat beli) malah jadi ganggu orang kerja ga sih? Gpp boikot-boikot saja, ya tinggal ga usah beli  ga usah datang. Kalau kaya gini jatuhnya ganggu pegawainya lagi kerja,” ucap akun X @txtdrkeylie.

“Pasti dia ngerasa keren banget itu. Pegawainya juga cuman kerja doang, ga usah lah kayak begitu,” reply akun @lovacav.

“Berharap dapat pujian karena kontennya, ternyata penuh hujatan,” sebut akun X @Buyung__.

 ***

EDITOR: Novia Tri Astuti