JawaPos.com – Ketegangan yang terjadi di Gaza karena konflik Israel dan Palestina belum juga usai. Hal ini tentu membuat pemerintah RI melakukan langkah cepat dalam mengevakuasi warganya.
Sebelumnya yakni pada (1/11), tim pemerintah telah bergerak dari Kairo dan telah tiba di perbatasan Rafah untuk segera menuju rumah WNI di Gaza.
Upaya pemerintah dalam mengevakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) akhirnya memperoleh keberhasilan.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Ri, Retno Marsudi dalam jumpa pers Jumat (3/11).
Keempat WNI dari Gaza yang berhasil dievakuasi yaitu Abdillah Onim beserta ketiga anaknya serta istri yang merupakan warga Palestina.
“Alhamdullillah, puji syukur, pada tanggal 2 November sekitar pukul 19.00 waktu Mesir atau sekitar pukul 00.00 3 November WIB, 4 WNI dan 1 istri WNI telah berhasil dievakuasi dari Gaza dan sudah tiba di Rafah,” ujar Retno.
Baca Juga: Generator Utama Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza Padam, Palestina Semakin Memprihatinkan
Retno juga memberikan keterangan bagaimana ketegangan saat evakuasi berlangsung. Pada tanggal 1/11, WNI sudah menuju Rafah namun harus kembali karena situasi yang tidak kondusif karena banyak terjadi serangan.
“Disepanjang jalan terjadi serang-serangan. Mengingat situasi yang sangat tidak kondusif, maka kami bersepakat agar WNI kembali ke rumah mereka di Gaza Utara,”ungkapnya.
Pada tanggal 2/11, upaya kembali dilakukan namun gagal karena situasi dan kondisi yang tidak kondusif.
Baca Juga: Miris! Tidak ada Air dan Pirvasi, Perempuan di Gaza Minum Pil Tunda Menstruasi
Meski sempat dua kali gagal, tepat pada tanggal 2/11 siang, akhirnya evakuasi berhasil di lakukan.
“Untuk ketiga kalinya di tanggal 2 November siang hari, evakuasi dicoba kembali dan alhamdulillah berhasil,” tuturnya.
Selain keamanan, perempuan yang pernah menjabat sebagai duta besar di Belanda tersebut juga memberikan keterangan tentang kendala ketika evakuasi berlangsung.
Kendala yang dimaksud adalah komunikasi yang sering on dan off sehingga menyulitkan koordinasi dalam proses evakuasi.
Usai berhasil evakuasi keluarga Abdullah Onim, Pemerintah juga terus berupaya mengevakuasi WNI lainya dari Gaza.