JawaPos.com – Konflik dua negara, Palestina dengan Israel telah berimbas pada sebagian sektor perekonomian di Indonesia.
Akibat dari konflik tersebut, masyarakat mulai menyerukan aksi boikot produk di Indonesia yang dianggap pro Israel.
Seruan aksi boikot produk pro Israel tersebut tentunya tak lepas dari agresi yang dilakukan Israel terhadap Palestina, yang terus meningkat di berbagai platform media sosial.
Seruan aksi boikot produk pro Israel ini, dianggap oleh masyarakat sebagai salah satu bentuk dukungan untuk diberikan kepada Palestina, selain doa dan donasi.
Bahkan, aksi boikot produk ini juga sempat memanas di kalangan masyarakat yang menyukai produk kecantikan, khususnya make up dan skin care.
Pasalnya, dua owner dari brand kecantikan lokal Indonesia diketahui sempat menuai polemikk pasca menyukai postingan Instagram seorang artis dan model asal Israel, Gal Gadot yang menyuarakan bahwa dirinya pro Israel.
Kedua owner dari brand tersebut adalah Tiffany Danielle co-founder Rose All Day dan Angelina Cindy Co-founder ESQA Cosmetics.
Alhasil, dua brand kecantikan tersebut membuat masyarakat merasa kecewa dan tidak membenarkan apa yang dilakukan oleh co-founder brand kecantikan lokal tersebut.
Sementara itu, meski seruan aksi boikot produk pro Israel ramai di media sosial, tak sedikit brand kecantikan lokal lainnya yang dengan vokal menyuarakan dukungannya terhadap Palestina. Brand kecantikan lokal tersebut, diantaranya.
- Mother of Pearl (MOP Beauty)
MOP Beauty merupakan merek kecantikan lokal milik salah satu beauty influencer, Tasya Farasya. Dimana, owner dari merek kecantikan ini merupakan figur publik ternama yang memiliki pengaruh cukup besar di dunia kecantikan Indonesia.
Dimana, banyak sekali merek-merek Indonesia yang menyematkan kata-kata “Tasya Farasya Approved” ketika melakukan promosi di media sosial.
Diketahui, bentuk dukungan MOP Beauty ini dapat dilihat melalui Instagram pribadi Tasya Farasya (@tasyafarasya) yang kerap menyuarakannya.
Dukungan tersebut dilakukan olehnya melalui story Instagram berupa repost postingan kondisi terkini Palestina, hingga postingan artis luar negeri Bella Hadid yang pro Palestina.
- Teratu Beauty
Teratu Beauty merupakan merek kecantikan lokal Indonesia milik Influencer asal Bandung, Alifah Ratu Saelynda. Merek kecantikan ini memiliki beberapa produk, yakni serum, pelembab wajah, perawatan bibir, parfum, perawatan rambut, deodoran, hingga perawatan tubuh.
Pada 19 Oktober 2023 lalu, Teratu Beauty menyuarakan dukungannya kepada Palestina berupa open donasi melalui Embassy Palestine.
“From river to the sea, Palestine will be free #FreePalestine #SavePalestine,” tulis Teratubeauty pada akun Instagram (@teratubeauty).
“Yuk dear ikut berdonasi untuk saudara saudara kita di Palestine melalui Embassy Palestine untuk Indonesia di Jakarta. Semoga semua amal ibadah kita semua dan saudara saudara di Palestina diterima di sisi Allah swt. Aamiin. #FreePalestine #SavePalestine,” tambahnya dikutip JawaPos.com Rabu (1/11).
Selain itu, merek kecantikan lokal ini juga telah membuat Campaign Miracle Deo Powder Special Donasi Palestine dan telah mencapai target penjualan, yakni 2000 buah dengan total Rp 18.487.500 yang didonasikan melalui MER-C Indonesia.
- Koola
Merek kecantikan asal Indonesia ini juga menjadi salah satu brand lokal yang vokal menyuarakan dukungannya kepada Palestina.
Pada 31 Oktober 2023 kemarin, merek kecantikan dengan liptint sebagai produk utamanya ini mengunggah pengumuman mengenai donasi yang akan diberikan Koola untuk Palestina.
Dimana, hasil penjualan yang diperoleh pada tanggal tersebut akan didonasikan sepenuhnya, yakni 100 persen penghasilan sebagai bentuk dukungan untuk masyarakat Palestina.
Tak hanya itu, merek kecantikan ini juga dengan gamblang menulis tagar #StandWithPalestine pada bio Instagram Official @Koolabeautyofficial.
- Skin Game
Merek kecantikan lokal Indonesia satu ini juga tak kalah dari brand lainnya. Dimana, Skin Game juga menjadi salah satu merek kecantikan yang turut menyuarakan dukungannya terhadap Palestina.
Dukungan tersebut diunggah melalui postingan pada 31 Oktober 2023 dengan mengajak masyarakat untuk berdonasi melalui Embassy of the States of Palestine.
“Gencatan senjata saja tidak cukup karena ini adalah keadaan sementara. Memang benar, gencatan senjata yang definitif dan permanen harus dilakukan. Kami selalu berdiri dan akan selalu berdiri bersama rakyat Palestina,” tulisnya pada caption Instagram (@satugarisorg bersama @skingamesofficial).
Michelle sebagai founder, juga turut mengomentari postingan tersebut untuk meminta maaf karena unggahan pribadinya yang mengatakan isu konflik Palestina dan Israel adalah sebuah perang dan seharusnya ditulis genosida.
“Hi temen-temen, aku Michelle founder Skin Game. Aku mau mengaku salah karena pada post pribadi aku sebelumnya, aku sempat address isu ini sebagai ‘war’ yang seharusnya adalah ‘genocide’ and yes Palestine must win. Terima kasih banyak untuk teman-teman di IG & X yang sudah memberikan kritik dan mengajarkan aku! I will continue to learn,” ujar Michelle.
***