← Beranda
Dorong Industri Modifikasi Otomotif, Ganjar Harapkan Regulasinya Kreatif
Muhammad RidwanMinggu, 1 Oktober 2023 | 04.07 WIB
Bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo saat menghadiri Modification and Lifestyle Expo (IMX) di Senayan, Jakarta, Sabtu (30/9). (IST)
 
JawaPos.com - Bakal calon presiden (capres) Ganjar Pranowo mendorong hadirnya peraturan industri kreatif otomotif, yang tengah berkembang pesat. Ia menekankan, pentingnya pembuatan regulasi yang sesuai dengan karakteristik industri, sehingga mobil dan motor kreatif yang dihasilkan oleh para seniman otomotif dapat diakui secara resmi. 
 
"Industri yang sangat kreatif ini, belum mendapatkan keluwesan untuk dia berbisnis. Ketika ada mesin dibuat, mesin motor dibuat mobil, suratnya enggak ada, maka ini mesti diadakan, sehingga nanti mobil-mobil kreatif, motor-motor kreatif yang dibuat seninam-seniman, ini mesti dikasih ruang," kata Ganjar saat menghadiri Modification and Lifestyle Expo (IMX) di Senayan, Jakarta, Sabtu (30/9).
 
Ganjar juga mengungkapkan, perbandingan harga yang lebih terjangkau dalam industri ini dibandingkan dengan luar negeri, namun diperlukan regulasi yang mendukung pertumbuhan industri ini. Industri otomotif kreatif ini memerlukan fleksibilitas dalam berbisnis, termasuk dalam perizinan. 
 
Baca Juga: Atta Halilintar Sebut Aurel Hermansyah Melahirkan 4 Minggu Lagi
 
"Ternyata harga kita itu relatif lebih murah dibanding harga di luar," ucap Ganjar. 
 
Mantan Gubernur Jawa Tengah ini pun menekankan, saat ini banyak kendaraan kreatif yang hanya berfungsi sebagai koleksi karena masalah perizinan, padahal jika diatur dengan baik, industri ini bisa menjadi salah satu yang paling menarik di dunia. 
 
Ganjar berpendapat bahwa aturan dalam industri kreatif ini juga harus kreatif, untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan industri di Indonesia.
 
"Sehingga tadi ada motor tua, bagus banget, terus kemudian diperbaiki, bagus banget, ya enggak ada suratnya, jadi hanya jadi tongkrongan koleksi, padahal kalau keluar, ini jadi industri keren banget, ya sekarang lagi (terkenal) di dunia. Maka inilah industri kreatif, yang aturannya harus kreatif lagi," pungkas Ganjar.
EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah