JawaPos.com – Kecelakaan kerja terjadi di Pabrik Gula (PG) Pagotan, Madiun, kemarin (4/9). Kecelakaan kerja kali ini menimpa tiga orang karyawan teknisi mesin pabrik tersebut.
Tiga orang karyawan sedang memperbaiki mesin mixer atau mesin giling tersebut terjepit. Salah satu karyawan yang sedang memperbaiki bagian dalam mesin menggunakan las terjepit mesin mixer dan harus meregang nyawa akibat kejadian tersebut.
Dilansir dari Radar Madiun (Jawa Pos Group), Selasa (5/9), kejadian naas ini terjadi sekitar pukul 11.30.
Baca Juga: Polisi Pastikan Pemuda Tergelak di Jalan Bukan Korban Geng Motor tapi Korban Kecelakaan
Korban meninggal merupakan mandor mekanik di PG Pagotan bernama Marsudi, 36 warga Kecamatan Geger, Madiun. Sedangkan dua karyawan lainnya yang terluka adalah Ansori, 54 dan Supriyanto, 50 warga Kecamatan Wungu, Madiun.
“Saat kami evakuasi, posisi korban sudah meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah sakit,” tutur Kolan Bima Ghofara, Asisten Manager SDM PG Pagotan.
Kolan Bima juga menuturkan dua korban lainnya hanya mengalami luka dan sudah dibawa ke klinik pabrik untuk dilakukan perawatan.
Korban selamat mengalami syok melihat satu temannya meninggal dunia terjepit mesin penggiling.
Baca Juga: Espargaro Juara MotoGP Catalunya, Bagnaia Kecelakaan
Setelah kejadian ini, Kapolsek Geger Kompol Sukarijanto, menuturkan sedang menyelidiki lebih lanjut penyebab kecelakaan kerja yang terjadi di pabrik gula tersebut.
Kompol Sukarijanto juga menuturkan saat kejadian korban sudah meminta tolong, akan tetapi ketika kedua rekannya mencoba menolong posisi korban sudah terjepit mesin dengan posisi tengkurap.
Korban tewas mengalami luka pada bagian belakang kepala dan patah tulang pada tubuh, serta patah tulang pada bagian tangan dan kaki. Korban meninggal di bawa ke RSUD Dolopo untuk pemulasaraan.