← Beranda
Respons Kasus BSI, Wapres Minta Keamanan Sistem IT Perbankan Diperkuat
Hilmi SetiawanSelasa, 16 Mei 2023 | 15.19 WIB
Wapres Ma

 

JawaPos.com – Wakil Presiden Ma’ruf Amin merespons kasus terganggunya layanan Bank Syariah Indonesia (BSI). Dia meminta keamanan sistem IT perbankan diperkuat. Hal ini supaya kejadian yang menimpa BSI pekan lalu itu, tidak terulang kembali.

Seperti diketahui sistem perbankan BSI sempat mati selama tiga hari, sejak Senin (8/5) lalu. Ma’ruf menuturkan kejadian yang menimpa BSI itu adalah sebuah pengalaman buruk.

Sehingga dia meminta BSI untuk terus membenahi sistem teknologinya. Supaya bisa secepatnya pulih 100 persen dan menjaga rasa aman dan kepercayaan nasabahnya. ’’Dan sekarang juga cepat untuk mengembalikan (layanan) sehingga tidak mengganggu (layanan) dan merusak kepercayaan (nasabah),’’ jelas Ma’ruf Arahan Ma’ruf Amin, di sela kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu, DKI Jakarta pada Senin (15/5).

Ma’ruf mendapatkan laporan, bahwa saat ini layanan BSI telah pulih. Tetapi dia mengingatkan bahwa pengamanan sistem teknologi harus diperkuat. Termasuk menyiapkan langkah mitigasi atau antisipasi untuk mencegah kejadian serupa tidak terulang lagi.

’’Bukan hanya BSI saya kira. Bank-bank syariah yang lain juga harus antisipatif,’’ katanya.

Termasuk juga pada perbankan konvensional, juga harus menjaga dan meningkatkan keamanan IT-nya untuk membendung resiko serangan siber. Jangan sampai kejadian pembajakan atau peretasan kembali terjadi, lalu meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan.

Sebagaimana diketahui dalam beberapa waktu terakhir, pemerintah berupaya meningkatkan performa sistem ekonomi dan keuangan syariah. Salah satu pilar utama dalam sistem ekonomi dan keuangan syariah adalah keberadaan perbankan syariah. Layanan perbankan syariah, banyak dipilih masyarakat karena dinilai cocok dengan ajaran agama dan keunggulan lainnya. 

EDITOR: Kuswandi