JawaPos.com - Untuk menjadi seorang penulis atau pencipta cerita yang menarik, kita membutuhkan ide dan konsep yang menarik pula. Lalu dari sana, kita memerlukan karakter-karakter atau tokoh utama yang menjadi fokus cerita kita ini. Semakin unik karakter kita, semakin unik pula ceritanya.
Akan tetapi, tidak semua penulis dapat menciptakan karakter yang unik dan original dengan mudah. Karena itu, banyak penulis mendapatkan inspirasi dari tokoh-tokoh yang sudah ada.
Penulis juga sering mengadaptasikan kisah-kisah nyata ke dunia fiksi mereka, dan menciptakan sudut-sudut pandang baru dari peristiwa yang ada, sehingga mereka masih dapat membuat sebuah karya original.
Itulah yang Keigo Yamashiro (Masaki Suda) coba lakukan. Selama ini ia bekerja sebagai asisten mangaka, penulis komik Jepang, dan berniat untuk menjadi mangaka pula.
Baca Juga: Sinopsis Film Scary Stories to Tell in the Dark (2019): Rahasia Kelam di Balik Buku Cerita Horor
Keigo terkenal akan gambar-gambarnya yang sangat bagus dan kecepatannya menggambar. Ia juga menguasai tema-tema horor dan adegan seram, sehingga ia mendapat perhatian dari industri komik di sana. Namun, ia payah dalam menciptakan karakter.
Akibatnya sebagus apapun gambar-gambarnya, ia tidak bisa menerbitkan komiknya sendiri. Ia gagal menjadi komikus independen.
Suatu malam, ia berkeliling mencari gambar rumah untuk adegan komik milik bosnya. Ia harus menemukan rumah yang mencerminkan keluarga bahagia.
Keigo pergi berkeliling dan menemukan sebuah rumah yang menarik perhatiannya. Lalu ia menggambar rumah itu dengan cepat di depan rumah. Tiba-tiba seseorang membuka pintu depan, Keigo mengira bahwa itu pemilik rumah yang hendak mengusirnya.
Keigo meminta maaf dan berusaha menjelaskan bahwa ia bukanlah orang jahat, ia hanya seorang asisten mangaka yang menggambar rumahnya. Sebelum ia selesai menjelaskan, orang itu menutup pintunya.
Tiba-tiba tetangga sebelah rumah berteriak ke arah Keigo, ia marah karena rumah itu memainkan musik terlalu kencang. Ia menyuruh Keigo untuk meminta orang di rumah tersebut mengecilkan suara musiknya.
Keigo memencet tombol bel pintu beberapa kali, tapi orang tadi tidak keluar dan akhirnya memutuskan untuk masuk ke dalam karena pintunya tidak terkunci.
Lampu-lampu di dalam rumah mati dan membuat Keigo kesulitan untuk berjalan masuk. Ketika Keigo sampai di rumah keluarga, ia menoleh dan melihat empat sosok di meja makan. Keigo menyahut kepada mereka, namun tidak dibalas. Setelah Keigo mendekat dan melihat lebih jelas, ternyata semua anggota keluarga di rumah itu telah dibunuh dan didudukkan di meja makan seperti mereka sedang menyantap makan bersama.
Keigo tersentak jatuh, ia ketakutan melihat keempat mayat. Lalu dari lampu taman luar, ia melihat seseorang yang juga berdarah. Orang itu adalah pembunuh keluarga, dan Keigo telah melihat wajahnya.
Baca Juga: Sinopsis Film Addams Family Values (1993): Melihat Keseharian Keluarga Addams Usai Kelahiran Pubert
Setelah beberapa lama, polisi tiba dan membawa Keigo ke kantor untuk ditanyai. Keigo mengaku tidak melihat pembunuhnya. Detektif Seida (Shun Oguri), tahu pasti bahwa Keigo tidak berkata jujur, tapi tidak ingin terlalu menekan Keigo karena ia tahu bahwa Keigo bukanlah pembunuhnya.
Keigo diperbolehkan untuk pulang dan para polisi menyatakannya sebagai saksi utama. Sesampainya Keigo sampai di apartemennya, ia malah mendapatkan inspirasi untuk memulai komik barunya. Keigo menggunakan si pembunuh sebagai antagonis seri komiknya, bahkan menjiplak penampilannya.
Si pembunuh (Fukase) tahu bahwa Keigo melihatnya dan mengikutinya. Setelah ia tahu bahwa Keigo menggunakannya sebagai tokoh antagonis dalam seri misterinya, ia malah meniru semua pembunuhan dalam seri tersebut.
Film Character (2021) ini menceritakan bagaimana seseorang dapat menginspirasi siapapun, termasuk pembunuh keji.
Film ini memiliki alur yang cukup cepat dan walaupun mudah untuk diprediksi, sama sekali tidak membosankan. Akting para aktornya sangat bagus dan membuat karakter-karakter mereka hidup, terutama ini juga menjadi debut Fukase dalam industri perfilman.
Melalui film ini Fukase bahkan memenangkan dua penghargaan. Yaitu Aktor Baru Terbaik di Penghargaan Japan Movie Critics 2022 dan di Awards of the Japanese Academy 2022.
Film mendapatkan skor 6.5/10 di IMDb, 90 di AsianWiki, dan 8.1/10 di MyDramaList.
Baca Juga: Sinopsis Film ParaNorman (2012): Karya Studio Laika yang Tidak Kalah Seram