Dua versi poster film Yudo (2023)JawaPos.com - Hal-hal sederhana dalam hidup kita seringkali dianggap remeh. Namun ada orang-orang di luar sana yang sangat menghargai kegiatan ini, bahkan menjadikannya seni.
Tentunya tidak semua orang dapat mengerti seberapa signifikan kegiatan tersebut bagi beberapa orang. Bahkan walaupun mereka adalah orang terdekat mereka sendiri.
Mandi adalah kegiatan membersihkan diri dan relaksasi yang biasa dilakukan sehari-hari oleh orang-orang sebagai rutinitas. Namun, bagi beberapa orang mandi adalah kegiatan penting dan sebuah seni untuk mencapai relaksasi terbaik.
Karena itu, di Jepang pekerjaan yang berkaitan dengan kegiatan mandi dan permandian sering ditemukan dan beberapa kali digemari.
Shiro (Toma Ikuta) dan Goro (Gaku Hamada) adalah kakak beradik dari Keluarga Miura yang memiliki pemandian air panas lokal bernama Marukin. Permandian ini berada di dalam kota kecil yang sering dikunjungi oleh tetangga-tetangganya.
Tapi Shiro sudah lama pergi dari rumah setelah ia bekerja sebagai arsitek di Tokyo. Sayangnya, walaupun ia sering mendapatkan penghargaan dan diliput dalam majalah arsitektur, ia perlahan-lahan kehilangan klien dan tidak dapat membayar sewa.
Ia memutuskan untuk pulang ke rumah keluarganya yang juga adalah Pemandian Umum Marukin. Namun, ternyata ayahnya telah meninggal dua bulan yang lalu dan Goro menjalankan pemandian mereka sendirian bersama satu-satunya karyawan mereka, Izumi (Kanna Hashimoto).
Begitu Shiro sampai di kota, ia pergi ke kantor real estat untuk mendiskusikan properti keluarganya. Karena lahan yang besar dan adanya fasilitas pemandian, tentunya Shiro dan Goro bisa mendapatkan harga tinggi.
Dalam usaha merayu adiknya, Shiro membantu Goro dan Izumi menjalankan pemandian mereka. Karena Shiro tidak mahir dalam menjaga suhu air, memotong kayu dan bersih-bersih, ia hanya bisa menjaga kasir.
Sebagai kasir, Shiro kembali bertemu dengan pelanggan-pelanggan langganan pemandian mereka dan perlahan-lahan kembali mengenali kehidupan pemandian keluarganya.
Ia juga mempelajari sifat-sifat dan kebiasaan pelanggan pemandian, dan kode ketukan antara suami istri ketika di dalam pemandian. Namun, Shiro masih ingin menjual aset keluarga mereka dan berujung ia dan Goro berkelahi.
Dalam perkelahian mereka, api pemanas air membara hingga diluar kendali dan melukai Goro. Untungnya ia tidak terluka parah, tapi ia masih harus dirawat di rumah sakit.
Selama di rumah sakit, Shiro dan Izumi mengurus pemandian berdua dengan bantuan pemasok kayu kering mereka, dan dukungan dari tetangga-tetangga mereka.
Beberapa waktu berlalu, Goro akhirnya bisa pulang dari rumah sakit. Tapi ia merasa lelah dan tidak lagi ingin menyembunyikan rahasia terakhirnya.
Film Yudo (2023) memiliki tema drama slice of life yang mengangkat tema kehidupan sehari-hari beberapa orang di kota kecil ini yang sangat menghargai mandi.
Tidak hanya menceritakan Shiro dan Goro, film ini juga menceritakan para pelanggan pemandian. Salah satunya adalah Pak Tadashi (Fumiyo Kohinata) yang adalah salah satu murid seni yudo, atau seni mandi. Karena itu, ia sangat menghargai dan mengidamkan kamar mandi dari cemara yang sempurna untuk mandi.
Film ini dapat dinikmati oleh banyak orang, namun karena kebiasaan mandi di tempat umum ala Jepang, apabila tidak disensor, kita akan melihat banyak sekali bagian belakang tubuh yang telanjang.
Selain itu, cerita yang dibawakan sangat bagus dan juga mengajarkan para penontonnya sedikit pengetahuan tentang budaya, kebiasaan dan sejarah pemandian Jepang yang sangat berbeda dari kita.
Film Yudo (2023) mendapatkan skor 6.7/10 di IMDb, 7.8/10 di MyDramaList dan 89 di Asian Wiki.