← Beranda
Wajib Tahu! Sinopsis Film Avatar 1 dan 2 Sebelum Nonton Avatar: Fire and Ash Desember 2025 agar Tak Bingung Plot
Trinaifa ArdiantiSenin, 8 Desember 2025 | 21.57 WIB
Cuplikasn film Avatar (Avatar.com)

JawaPos.com - Bagi kamu para pecinta film mungkin sudah tidak asing lagi dengan nama Avatar. Salah satu franchise film terbaik sepanjang masa garapan james Cameron ini dikabarkan hadir dengan film terbaurnya pada bulan Desember 2025.

Film ketiga dari Avatra ini diusung dengan judul Avatar: Fire and Ash. Dikabarkan tayang sebentar lagi, film ini menarik banyak perhatian warga dan membuatnya jadi salah satu film yang dinantikan.

Apabila kamu mendengar kata Avatar, kamu mungkin berpikir soal alien biru yang tinggal di planet lain yakni Pandora. Sebelum menonton film ketiga Avatar: Fire and Ash ada baiknya jika kamu mengulang kembali ingatan kedua film sebelumnya yakni Avatar, dan Avatar: The Way of Water.

Berikut ini merupakan sinopsis singkat film Avatar, dan Avatar: The Way of Water untuk kamu sebelum menonton film ketiganya.

1. Avatar

Dipetik dari IMDB, film Avatar pertama mengisahkan seorang mantan marinir bernama Jake Sully dan petualangannya di Pandora. Film ini dimulai dengan kehidupan merana Jake Sully yang duduk di kursi roda, tidak bisa lagi berjalan dan berkarir sebagai prajurit.

Jake memiliki saudara kembar yang bekerja di RDA atau organisasi penting yang melakukan riset di Pandora, planet para alien biru. Menemui takdir tragis, sang kembaran meninggal dan membuat Jake terpaksa menggantikan perannya sebagai Avatar.

Avatar sendiri adalah badan buatan hybrid antara manusia dan klan Navi, alien biru di planet Pandora. Jake kemudian bergabung dalam misi organisasi RDA kedalam planet Pandora dengan memindahkan kesadarannya ke tubuh Avatar.

Di Pandora, ia bertemu dengan Neytiri, seorang Navi wanita yang menyelamatkannya dari serangan. Neytiri kemudian membawa Avatar Jake ke klannya. Di sisi lain, kolonel Quaritch yang merupakan petinggi di RDA memerintahkan Jake untuk menjadi mata-mata terkait informasi bahan baku berharga di bawah pohon legenda mereka yang sangat diinginkan oleh organisasi.

Dilema moral, Jake kemudian memutuskan untuk membantu membela klan Navi dari penjajahan manusia yang menginginkan Unobtanium alias bahan baku berharga. Meski sempat ada perselisihan setelah Neytiri mengetahui Jake adalah manusia, Jake memimpin perlawanan bangsa Navi terhadap manusia alias RDA.

Dalam perang antara Navi dan manusia, Jake tampil sebagai pejuang yang menunggangi Toruk Makto, seekor hewan legenda yang hanya tunduk pada pejuang paling hebat. Dilansir dari Radio Times, Jake sempat mengalami pertikaian hebat yang membuatnya nyaris tiada, baik tubuh aslinya maupun tubuh Avatarnya. 

Meski begitu, berkat bantuan Neytiri dan bangsa Navi lain pasukan manusia berhasil dipukul mundur. Di sisi lain, bangsa Navi juga mengalami kerugian lingkungan dan korban jiwa yang tidak kalah banyaknya.

Film ini kemudian ditutup dengan bangsa manusia yang menarik diri dari Pandora setelah peperangan dan Jake yang dipindahkan kesadarannya pada Avatar untuk menjadi bangsa Navi seutuhnya.

2. Avatar: The Way of Water

Film kedua mengambil latar belasan tahun setelah film pertama berakhir. Jake hidup sebagai kepala klan dan menikah dengan Neytiri. Mereka dikaruniai anak-anak bernama Neteyam, Loak, Tuk, serta mengadopsi Kiri yang lahir dari teman ilmuwan Jake yakni Dokter Grace. 

Mereka juga dekat dengan Spider, seorang anak manusia yang tumbuh besar di antara mereka. Lain dengan manusia lain yang digabungkan dengan Avatar mereka, Spider tumbuh dengan tubuh manusia karena di masa film pertama usai, ia masih bayi dan tidak bisa ditransfer ke tubuh seorang Avatar Navi.

Dipetik dari Gamerant, kebahagiaan Jake sekeluarga tidak berlangsung lama karena bangsa manusia atau RDA kembali lagi ke Pandora untuk menjajah sekaligus membalas dendam. Kolonel Quaritch, yang dikisahkan meninggal di film pertama, kini hidup dalam tubuh Avatar karena mengirimkan kesadarannya ke markas RDA sebelum meninggal.

Bersama pasukan RDA lain dalam wujud Avatar, kolonel Quaritch datang dengan misi sekaligus balas dendam pada Jake yang mengkhianati umat manusia. Dalam pertarungan sengit di awal film, Jake terdesak oleh keadaan dan memutuskan untuk pergi bersama keluarganya ke tempat lain.

Menjauhi klan Omaticaya tempat Neytiri berasal, mereka berpindah ke klan Metkayina alias suku Air. Bukan menaiki hewan bersayap, klan Air menunggangi ikan dan hidup berdampingan dengan laut.

Meski sama-sama bangsa Navi, suku Air dan suku Hutan memiliki berbagai perbedaan signifikan. Mulai dari warna kulit, fitur tubuh, kebiasaan dan masih banyak lagi. Hal ini membuat adaptasi Jake dan sekeluarga tidak selalu berjalan mulus, terutama sentimen yang dihadapi mereka sebagai keluarga Hybrid.

RDA atau organisasi manusia itu kini datang bukan untuk bahan baku berharga di bawah tanah, melainkan untuk memburu Tulkun, ikan legenda yang dikatakan mengandung bahan berharga dan sangat mahal. Peperangan kemudian pecah antara RDA yang dipimpin sang kolonel dengan suku Air yang dipimpi oleh kepala suku bersama Jake.

Dalam akhir film kedua, Neteyam meninggal dalam peperangan. Hal ini menutup film kedua Avatar dengan duka mendalam bagi Jake, Neytiri dan keluarga yang ditinggalkannya.

Sebelum menonton film Avatar: Fire and Ash, tentunya kamu harus memahami dan menonton terlebih dahulu kedua film sebelumnya. Dengan begini, kamu bisa memahami film ketiga dengan tenang tanpa bertanya-tanya terkait plot atau peran yang ada didalamnya. Selamat menonton!

Baca Juga: Film Chaplin: Layar Perjalanan Sang Legenda dari Masa Kecil hingga Jadi Ikon Komedi Dunia  

EDITOR: Candra Mega Sari