JawaPos.com - Kita pasti pernah berkhayal ingin kembali ke masa lalu untuk memperbaiki sebuah kesalahan. Atau menjelajah ke masa depan untuk melihat bagaimana nasib kita ke depannya.
Fenomena time travel atau penjelajahan waktu adalah suatu konsep dalam dunia fiksi yang menjadi tema yang sering digunakan dalam dunia perfilman.
Tema ini sudah digunakan untuk berbagai genre, namun seringkali digunakan dalam tema misteri untuk menyelesaikan atau memecahkan sebuah kasus.
Seperti seri drama Korea Selatan 'Signal' (2016) yang dibintangi oleh Lee Jehoon, Kim Hyesoo dan Cho Jinwoong.
Dalam seri ini kita akan bertemu dengan Park Haeyoung (Lee Jehoon) yang kehilangan kayak laki-lakinya akibat bunuh diri. Kakaknya menjadi tersangka pemerkosaan terhadap teman sekelasnya.
Haeyoung yang sudah menjadi dewasa sekarang bekerja sebagai profiler dalam kepolisian. Walaupun dirinya adalah polisi, ironisnya ia tidak mempercayai para polisi.
Malahan, ia mencari pendapatan sampingan dari menjual data-data mengenai selebriti yang mengalami skandal.
Ada banyak hal yang membuat dirinya tidak percaya terhadap polisi. Salah satunya ketika mereka tidak mendengarkan kesaksian dari dirinya yang masih kecil ketika temannya menghilang.
Pada tahun 2000, Haeyoung menjadi orang terakhir yang melihat teman sekelasnya di sekolah pergi bersama seorang perempuan. Karena kebiasaan, para polisi menyatakan bahwa tersangka adalah laki-laki, dan tidak mengacuhkan Haeyoung. Akibatnya anak itu tidak dapat diselamatkan.
Di tahun 2015 sekarang, Haeyoung menemukan sebuah radio walkie talkie rusak dalam karung plastik sampah berisikan bukti-bukti kasus dingin. Melalui radio itu Haeyoung dapat berkomunikasi dengan Detektif Lee Jaehan (Cho Jinwoong) di masa lalu.
Berkat bantuan Jaehan, Haeyoung dapat menemukan mayat seseorang yang berhubungan dengan kasus penculikan teman sekelasnya dulu.
Namun, ketika Haeyoung mencari tahu tentang Jaehan, ia hanya menemukan surat pengunduran diri Jaehan dari kepolisian. Seakan-akan Jaehan menghilang dari bumi.
Akan tetapi, setiap kasus dingin hanya mendapatkan waktu 15 tahun hingga akhirnya ditutup dan penyelidikannya dihentikan menurut Undang-Undang Korea Selatan.
Di sini, Haeyoung dikejar waktu untuk menangkap pelaku penculikan dan pembunuhan teman sekelasnya.
Kasus ini menangkap atensi publik, termasuk para korban yang terlibat dalam kasus-kasus dingin. Mereka meminta kasus-kasus mereka dibuka kembali dan Undang-Undang Pembatasan Waktu dibatalkan. Karena itu, semua pelaku kejahatan yang tidak tertangkap dapat ditangkap dan diadili.
Kepala Kepolisian Seoul, Kim Bomjoo (Jang Hynsung) setengah hati menciptakan divisi khusus untuk penyelidikan kasus-kasus dingin tersebut. Divisi itu berisikan Haeyoung, Kim Gyechul (Kim Wonhae), Jung Hungi (Lee Yoojoon), dan mantan junior Jaehan, Cha Soohyun (Kim Hyesoo).
Soohyun adalah salah satu polisi perempuan pertama di Korea Selatan yang bergabung dengan divisi detektif, dimana ia bertemu dengan Jaehan.
Dengan bantuan Jaehan, Haeyoung dan timnya dapat mendapatkan bukti-bukti yang tidak terdata atau menghilang dari daftar bukti pada masanya. Dan Haeyoung dapat membantu Jaehan dengan penemuan baru dari masa depan untuk menangkap para penjahat lebih cepat.
Tentunya perubahan jalan waktu ini akan mengakibatkan banyak hal buruk. Orang-orang yang secara tidak langsung terlibat dapat mengalami kecelakaan yang merengkuh nyawa mereka.
Tapi sisi baiknya, para korban tidak akan menjadi korban karena pelaku kejahatan tertangkap sebelum memakan lebih banyak korban.
Dilansir dari MyDramaList dan AsianWiki, seri drama ini diadaptasi ke versi Jepang dengan judul yang sama, versi China dengan judul 'Unknown Number', dan versi Thailand dengan judul '23:23'.
Dilansir dari IMDb, seri ini memenangkan Best Drama dan Best Screenplay di Penghargaan Baek Sang TV. Kim Hyesoo juga memenangkan Aktris Terbaik melalui seri ini dan Cho Jinwoong memenangkan Grand Prize pada Asia Artist Awards.
Sementara itu, 'Signal' mendapatkan skor 8.5/10 di IMDb dan 8.9 di MyDramaList.
Walaupun seri ini memiliki nilai moral dan penulisan yang sangat bagus, disarankan penonton berusia setidaknya 15 tahun karena banyaknya adegan sadis.