JawaPos.com - Sonny Pudjisasono selaku eksekutif produser film animasi Merah Putih One For All bingung dengan penghakiman yang dilakukan netizen di media sosial terhadap filmnya. Mereka sudah menggiring opini negatif padahal filmnya baru akan tayang di bioskop pada 14 Agustus 2025 mendatang.
Sonny meminta publik untuk tidak percaya dengan opini negatif yang beredar sebelum membuktikan sendiri dengan menonton di bioskop. Bagi Sonny, sebuah film pada akhirnya akan dinilai oleh orang-orang terkait bagus atau tidaknya setelah filmnya tayang, bukan oleh netizen.
"Persoalan film ini baik atau buruk, kita serahkan ke penonton karena penonton yang akan menentukan film ini bagus atau tidak," kata Sonny kepada JawaPos.com, Selasa (12/8).
Dia optimistis film Merah Putih One For All disukai oleh penonton setelah melihat antusiasme penonton yang dinilai tinggi dalam acara gala premiere yang digelar beberapa hari lalu.
"Di gala premiere penonton puas. Mereka nonton bertepuk tangan kok. Hore, merah putih, merdeka, dan lain sebagainya," aku Sonny.
Menurut pria yang kini menjabat sebagai Direktur Utama Yayasan Pusat Perfilman H. Usmar Ismail (PPHUI), ada hampir sekitar 1000 orang yang hadir dalam acara gala premier film Merah Putih One For All.
"Banyak banget yang kita tolak untuk hadir, padahal kapasitas tempat sudah kita perbesar. Tidak hanya di gedung teater yang hanya 200-an tempat duduk, tapi kita fasilitasi di gedung theatre cinema hall Usmar Ismail untuk kapasitas 430 seat. Itu pun kita bikin pertunjukannya 2 kali, penuh semua," katanya.