JawaPos.com - Film Vina: Sebelum 7 Hari diketahui sukses besar berhasil ditonton lebih dari 5,5 juta penonton. Jumlah penontonnya masih akan terus bertambah mengingat filmgarapan sutradara Anggy Umbara tersebut masih tayang di bioskop Tanah Air sampai sekarang.
Hotman Paris selaku kuasa hukum keluarga mendiang Vina Cirebon menaruh harapan kepada produser film Vina: Sebelum 7 Hari untuk membangun kuburan mendiang Vina secara permanen mengingat keuntungan yang diterima dari film Vina ini besar sekali.
"Saya sarankan agar kuburan Vina dibangun secara permanen dengan dibeton biar kelihatan menjadi lambang perjungan ketidakadilan. Dan produser film Vina menjadi sponsor," kata Hotman Paris dalam unggahannya di Instagram.
Baca Juga: Nikmat, Gurih dan Kental, Resep Mie Siram Ayam Resto Ala Devina Hermawan Dijamin Bikin Nagih
Selain itu, harapan lainnya supaya produser film Vina memberikan uang tambahan kepada keluarga almarhumah Vina di luar perjanjian yang telah disepakati dalam kontrak sebagai bentuk penghargaan atau apresiasi.
"Karena keluarga almarhumah Vina hanya dari kelurga ekonomi lemah. Bapaknya hanya nelayan, ibunya kerja di Malaysia. Memang ini bukan kewajiban hukum anda, ini hanya goodwill," kata Hotman Paris.
Diketahui, Vina Cirebon meninggal dunia bersama Eky dalam kejadian tragis pada 27 Agustus 2016 silam. keduanya meninggal dunia setelah dibunuh oleh sejumlah orang. Sebelum dibunuh, Vina lebih dulu menjadi korban rudapaksa dilakukan secara bergiliran oleh sejumlah pelaku.
Kasus pembunuhan Vina dan Eky belum tuntas sampai sekarang mengingat ada pelaku yang belum mendapatkan hukuman atas perbuatan keji yang dilakukan.
Kasus pembunuhan Vina dan Eky sempat terlupakan oleh publik. Kasus ini kembali mencuri perhatian dan viral di media sosial setelah diangkat ke dalam film oleh rumah produksi Dee Company.