JawaPos.com – Francesco Bagnaia mengecam video percakapan dirinya dengan Fabio Di Giannantonio yang viral di media sosial setelah Grand Prix San Marino.
Dilansir dari laman Motorsport pada Jum'at (18/9), Pembalap Ducati itu menegaskan bahwa komentarnya dalam video tersebut telah dipotong dan disajikan di luar konteks sehingga memunculkan anggapan bahwa Ducati tidak mengizinkannya menyempurnakan motor.
Bagnaia juga mengkritik DAZN karena menayangkan rekaman percakapan yang menurutnya seharusnya tidak disebarluaskan dengan cara tersebut.
Bagnaia menjelaskan bahwa percakapan tersebut berkaitan dengan berbagai perubahan pada motor yang telah dicobanya untuk mengatasi masalah cengkeraman ban belakang.
Bagnaia mengatakan Ducati sebelumnya mengizinkannya mencoba sejumlah perubahan, tetapi tidak ingin kembali melakukan hal yang sama setelah beberapa kali percobaan.
Bagnaia mengakui kata-kata yang diucapkannya tidak tepat, tetapi menilai video yang beredar telah menimbulkan masalah lebih besar karena tidak menampilkan percakapan secara utuh.
Bagnaia menegaskan bahwa hubungannya dengan Ducati tetap baik dan tim tersebut terus memberikan dukungan selama dirinya menghadapi periode sulit.
Bagnaia mengatakan telah membahas persoalan video tersebut dengan manajemen Ducati dan memastikan pihak tim memahami konteks sebenarnya dari percakapan itu.
Bagnaia juga meminta agar hubungan antara pembalap dan jurnalis tetap dibangun berdasarkan rasa saling menghormati karena pemberitaan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada publik.