JawaPos.com – Persaingan gelar Formula 1 2026 memasuki fase menentukan setelah jeda musim panas dengan Kimi Antonelli masih memimpin klasemen sementara.
Keunggulan tersebut belum sepenuhnya menjamin gelar juara karena lima pembalap di belakangnya memiliki peluang untuk mengubah posisi klasemen melalui performa, strategi, dan konsistensi pada paruh kedua musim.
Berikut 5 hal yang dapat mengubah posisi klasemen formula 1 saat memasuki musim 2026 pada paruh kedua, seperti dilansir dari laman Bein Sports pada Minggu (23/8).
1. Lewis Hamilton dan konsistensi Ferrari
Hamilton yang berada di posisi terdekat dengan selisih 50 poin memiliki peluang terbesar untuk memangkas jarak jika Ferrari mampu menyediakan mobil yang kompetitif secara konsisten.
Peningkatan performa unit daya, kemenangan dalam beberapa balapan, serta kegagalan Antonelli dapat menjadi kombinasi penting untuk memperkecil jarak di klasemen.
2. George Russell dan persaingan internal Mercedes
Russell yang tertinggal 59 poin harus mampu mengalahkan Antonelli secara konsisten meskipun keduanya menggunakan mobil yang sama dan memperkuat tim yang sama.
Jika Russell dapat meraih kemenangan atau finis di posisi terdepan secara beruntun, persaingan internal Mercedes berpotensi mengubah posisi teratas klasemen.
3. Charles Leclerc dan keberlanjutan performa Ferrari
Leclerc menunjukkan peningkatan dengan mengumpulkan poin terbanyak dalam tiga balapan sebelum jeda, tetapi masih tertinggal 81 poin dari Antonelli sehingga membutuhkan rangkaian hasil maksimal.
Konsistensi Ferrari dan kemampuan Leclerc mempertahankan performa tersebut menjadi kunci untuk memangkas jarak sekaligus mendekati Hamilton di klasemen.
4. Lando Norris dan kebangkitan McLaren
Kemenangan Norris di Hungaria memberikan momentum bagi McLaren, tetapi ia masih tertinggal 91 poin dari Antonelli sehingga membutuhkan paruh kedua musim yang hampir sempurna.
Jika McLaren mampu mempertahankan peningkatan performanya dan para pesaing di depan kehilangan poin, Norris masih berpeluang memperkecil kesenjangan secara signifikan.
5. Max Verstappen dan kebangkitan Red Bull
Verstappen menghadapi tantangan terbesar karena tertinggal 110 poin dari Antonelli dan belum meraih kemenangan pada musim ini, sehingga Red Bull membutuhkan peningkatan performa secara signifikan.
Keandalan mobil, strategi yang tepat, kemenangan dalam beberapa seri, serta kegagalan pembalap di atasnya menjadi faktor yang dapat membuka kembali peluang Verstappen dalam perebutan gelar.