← Beranda
Francesco Bagnaia Lakukan Perubahan Tidak Konvensional Ducati GP25 Saat Marc Marquez Dominasi Musim MotoGP 2025
Risma Azzah FatinJumat, 26 September 2025 | 05.23 WIB
Francesco Bagnaia. (Instagram @pecco63)

JawaPos.com – Francesco Bagnaia mengungkapkan adanya perubahan tidak konvensional pada motor Ducati GP25 yang digunakannya.

Dilansir dari laman Crash pada Kamis (25/9), Perubahan itu pertama kali diuji dalam tes Misano dan kini diterapkan menjelang MotoGP Jepang. 

Juara dunia dua kali tersebut menilai modifikasi itu membantu memulihkan rasa pada bagian depan motornya.

Baca Juga: Francesco Bagnaia Ungkap Permintaan Maaf Kepada Ducati dan Berjanji Akan Evaluasi Hadapi Masalah GP25

Bagnaia belum membeberkan detail spesifik dari modifikasi yang dimaksud. Ia hanya menyebut bahwa pekerjaan tersebut merupakan langkah yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Menurutnya, Ducati berhasil membawa inovasi yang sulit dibayangkan bisa diterapkan di lintasan ini.

Salah satu media mengutip perkataan Pecco Bagnaia yang mengatakan Ducati berupaya mengikuti jalur hasil tes Misano.

Bagnaia menilai konsep tersebut agak tidak konvensional tetapi tetap relevan untuk balapan akhir pekan ini. Bagnaia menekankan modifikasi tersebut hanya sebagian dari uji coba yang pernah ia lakukan.

Baca Juga: Francesco Bagnaia Yakin Performa dan Kecepatannya Semakin Konsisten, Meski Masih Tertinggal di Papan Klasemen

Pembalap Italia itu berharap dapat mengulangi kesuksesan tahun lalu di Motegi. Saat itu ia meraih kemenangan ganda sempurna di sirkuit yang sama. Bagnaia optimistis dapat kembali merasakan sensasi kemenangan di lintasan Jepang.

Sementara itu, Marc Marquez mendominasi kejuaraan dengan keunggulan 182 poin atas saudaranya, Alex Marquez.

Marc berpeluang mengamankan gelar juara pada balapan hari Minggu. Bagnaia mengakui kehebatan Marc dengan menyebut musimnya sebagai hampir tanpa saingan.

Bagnaia menambahkan bahwa Marc menjadi satu-satunya pembalap yang mampu mengendarai GP25 dengan kecepatan 100 persen.

Musim ini Marc telah mencatat 11 kemenangan dari 16 grand prix dan 14 kemenangan Sprint. Satu-satunya kemenangan lain GP25 di luar Marc adalah milik Bagnaia di COTA setelah Marc mengalami kecelakaan.

Dengan Alex Marquez menempati posisi kedua klasemen dan unggul 93 poin, Bagnaia kini menghadapi tekanan dari Marco Bezzecchi.

Pembalap Aprilia tersebut hanya tertinggal delapan poin dari Bagnaia dalam perebutan posisi ketiga. Persaingan untuk podium akhir musim pun semakin ketat.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho