← Beranda
Massimo Rivola Diduga sebagai Kunci Keputusan Jorge Martin Tetap di Aprilia hingga Kontrak Usai
Risma Azzah FatinSelasa, 29 Juli 2025 | 03.34 WIB
Massimo Rivola dan Jorge Martin. (Autosport)

JawaPos.com – Jorge Martin dipastikan tetap membela Aprilia di ajang MotoGP setelah sempat mengumumkan niat untuk hengkang sebelum kontraknya berakhir.

Dilansir dari laman Crash pada Senin (28/7), Martin dan manajernya, Albert Valera, sempat memicu kehebohan ketika menyebut klausul kontrak yang memungkinkan pembatalan sepihak.

Namun, CEO Aprilia, Massimo Rivola, bersikeras bahwa Martin tidak memenuhi syarat untuk mengakhiri perjanjian sebelum kontrak berakhir pada 2026.

Baca Juga: Jorge Martin Kembali Balapan di MotoGP Ceko, Akui Aprilia Kini Terasa Seperti Rumah Sendiri

Rivola menegaskan bahwa pihak Aprilia siap menempuh jalur hukum jika diperlukan untuk mempertahankan sang juara dunia MotoGP 2024.

Diketahui bahwa Rivola juga mendapatkan dukungan dari Dorna sebagai Direktur Utama MotoGP, yang menyatakan tidak akan mendaftarkan pembalap yang tengah bersengketa kontrak. 

Pendekatan Rivola ini disebut sebagai langkah strategis yang menekan manajemen Martin.

Analis MotoGP, Michael Laverty, memuji Rivola sebagai sosok ahli taktik ulung yang berhasil membalikkan keadaan.

Baca Juga: Jorge Martin Disebut Akan Lebih Kompetitif dan Siap Bersaing Lagi Setelah Raih Posisi Ketujuh di MotoGP Ceko 2025

Menurut Laverty, Rivola memiliki keyakinan hukum dan strategi komunikasi yang kuat, serta mampu menjaga kendali penuh atas situasi tanpa arogansi. Ia disebut memiliki kartu as yang mengamankan posisi Aprilia dalam negosiasi.

Martin akhirnya kembali membalap dalam Grand Prix Ceko di Brno setelah absen cukup lama akibat cedera. Ia menegaskan komitmennya untuk tetap membela Aprilia setidaknya hingga 2026, meskipun menolak untuk meminta maaf atas kontroversi sebelumnya.

Dalam balapan tersebut, Martin berhasil finis di posisi ketujuh, sebuah hasil positif setelah lama tak membalap.

Rekan setimnya, Marco Bezzecchi, tampil lebih menonjol dengan finis di posisi kedua di belakang Marc Marquez.

Sementara itu, Martin merasa sepeda motor Aprilia kini jauh lebih kompetitif dibanding saat pertama kali ia gunakan di Qatar, sebelum cedera melanda. Performa Aprilia semakin solid berkat kemajuan pengembangan saat Martin absen.

Aprilia mengungkapkan bahwa Martin telah mengadakan pertemuan teknis dengan seluruh kru di Brno sebagai bentuk kesungguhan.

Aprilia menunjukkan komitmennya untuk membangun kembali kekuatan tim, serta memperjelas masa depannya yang kini dipastikan aman bersama Aprilia hingga musim 2026 berakhir. Peran Rivola dalam menyatukan kembali tim dinilai krusial dalam meredakan konflik.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho