JawaPos.com – Jorge Martin menandai kembalinya ke lintasan MotoGP dengan hasil impresif di Grand Prix Ceko 2025.
Dilansir dari laman Crash pada Selasa (22/7), Juara dunia musim 2024 itu finis di posisi ketujuh setelah absen panjang akibat cedera yang diderita dalam kecelakaan di Grand Prix Qatar.
Balapan di Brno menjadi penampilan keduanya musim ini dari total 12 seri yang telah berlangsung.
Kembalinya Martin menjadi sorotan utama karena sempat diwarnai ketegangan kontrak dengan Aprilia.
Namun, perselisihan itu kini telah diselesaikan dan ia mengonfirmasi akan tetap membela Aprilia hingga akhir musim. Dalam balapan utama di Ceko.
Martin berhasil naik dari posisi ke-12 di grid dan mengakhiri balapan di posisi ketujuh dari 21 putaran yang dilombakan.
Baca Juga: Kritik Mengalir Akan Konflik Kontrak, Jorge Martin Pilih Diam dan Fokus Balapan di MotoGP Brno 2025
Penampilan Martin mendapat apresiasi luas, termasuk dari pembawa acara Podcast MotoGP Crash, Jordan Moreland.
Martin menilai Aprilia sebagai pabrikan terbaik kedua musim ini dan menyebut Martin tampil kuat meskipun dengan keterbatasan kilometer tempuh musim ini. Ia juga menyoroti interaksi positif antara Martin dan kru Aprilia di garasi usai balapan.
Martin dinilai mulai menemukan kembali ritmenya, dengan peningkatan performa sepanjang akhir pekan balapan.
Diketahui pembalap asal Spanyol tersebut mampu bersaing relatif dekat dengan pembalap seperti Marco Bezzecchi yang tampil dominan sepanjang musim.
Meskipun masih terpaut setengah detik per putaran, kecepatannya tergolong impresif mengingat minimnya sesi latihan yang ia ikuti.
Banyak yang beranggapan bahwa Jorge Martin berpotensi kembali ke perebutan podium pada paruh kedua musim jika progres ini terus berlanjut.
Dalam MotoGP Ceko Jorge Martin hanya terpaut 15,8 detik dari pemenang balapan, padahal total jarak tempuh balapannya baru sekitar 180 km, jauh di bawah pembalap lain seperti Marc Marquez.
Dengan jeda musim selama tiga minggu ke depan, Jorge Martin memiliki waktu yang cukup untuk mengevaluasi performanya di Brno.
Jika peningkatan ini berlanjut, bukan tidak mungkin ia akan kembali bersaing memperebutkan podium atau bahkan kemenangan dalam sisa musim 2025.
Bagi Aprilia, kembalinya Martin juga menjadi dorongan besar dalam perebutan posisi pabrikan terbaik.