JawaPos.com - Calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok blusukan ke Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Ketika sedang berjalan ke pemukiman warga, tiba-tiba seorang pemuda bernama Fikri mengajaknya mampir di rumahnya.
Dalam persinggahannya tersebut, ternyata Fikri memberikan satu kitab suci Al-quran. Setelah memberikan Al-quran, Fikri langsung mengaku bahwa dia salah satu dari sekian banyak orang yang mengikuti Aksi Bela Islam 411, 212, dan Bela Islam tiga.
Saat disodorkan kitab suci Agama Islam tersebut, Ahok langsung menerimanya. Sembari, mantan Bupati Belitung Timur itu membalas pemberian Fikri dengan memberikannya dua buah buku karya Kurawa berjudul A Man Called Ahok.
Menerima pemberian dua buah buku Ahok, Fikri membalasnya dengan senyuman sambil menyampaikan doa dari Kiai Arifin Ilham, semoga terdakwa dugaan kasus penistaan agama itu mendapat hidayah.
Mendengar isi doa Fikri, Ahok lantas meresponnya dengan candaan. "Bagaimana mau mendapat hidayah, saya diancam mau dibunuh," kelakarnya, Kamis (26/1).
Kendati Fikri ikut aksi bela Islam yang menuduh Ahok menista Al-qur'an, dia tetap mengakui semua yang telah dikerjakan gubernur nonaktif telah dirasakan manfaatnya oleh warga Jakarta.
Selain itu Fikri juga menambahkan doa yang disampaikan Arifin Ilham. Isinya, semoga Ahok diberi kesehatan, panjang umur dan keberkahan.
"Terima kasih atas doanya dan terima kasih atas pemberian Al-qur'an buat saya," ujar Ahok yang menyudahi pertemuan singkat tersebut. (uya/JPG)