JawaPos.com – Genderang perang terhadap narkoba terus ditabuh kepolisian. Tidak hanya menindak bandar dan pengedar, polisi juga melakukan aksi pencegahan di lingkup internal. Salah satu caranya melakukan tes urine.
Apel pagi yang dipimpin Kapolrestabes Surabaya Kombespol M. Iqbal, Selasa (31/1) sejatinya tidak ada yang istimewa. Sama seperti hari-hari biasanya. Namun, setelah ditutup, peserta apel tidak langsung membubarkan diri. Beberapa personel Propam lantas memasuki barisan. Mereka memilih 53 polisi secara acak untuk dibawa masuk ke Gedung Graha Polisi Istimewa.
Para petugas yang dipilih itu kemudian diambil sampel urinenya. Mereka yang terpilih berdinas di berbagai kesatuan. Ada reserse, intel, hingga satreskoba. ’’Ini kegiatan berkelanjutan. Kami ingin publik percaya dengan institusi Polri,’’ tegas Kasi Propam Polrestabes Surabaya Kompol Kuncoro.
Satu per satu polisi diarahkan untuk masuk ke kamar mandi secara bergantian. Setelah urine dimasukkan ke wadah, mereka langsung menuju ke meja panjang. Di sana sudah ada pihak biddokkes yang bersiap memeriksa urine. Mereka begitu teliti mengamati urine tersebut. Hasilnya, semua yang dites bersih dari narkoba. ’’Seandainya ada yang positif, tentu akan kami tindak lanjuti,’’ tambah Kuncoro.
Mantan Kapolsek Mulyorejo tersebut menambahkan, pihaknya akan terus mengadakan kegiatan serupa. Mekanismenya sama. Peserta akan dipilih secara acak. Waktunya pun tidak punya jadwal secara khusus. ’’Tes bisa dilakukan sewaktu-waktu,’’ ungkap Kuncoro. (did/c15/fal/sep/JPG)