← Beranda
Sering Dilakukan Setiap Hari, 7 Kebiasaan Ini Ternyata Bisa Merusak Rambut
Rabbany Wanadriani• Rabu, 23 September 2026 | 03.38 WIB
ilustrasi orang dengan rambut panjang. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Memiliki rambut yang tebal, kuat, dan sehat menjadi keinginan banyak orang. Tak sedikit yang melakukan berbagai perawatan demi mendapatkan rambut panjang dengan kondisi yang tetap terjaga.

Namun, pertumbuhan rambut ternyata tidak hanya berkaitan dengan faktor keturunan maupun kondisi kesehatan. Rutinitas yang dilakukan setiap hari juga dapat memengaruhi kondisi rambut, terutama jika kebiasaan tersebut membuat rambut mudah kering, rapuh, atau patah.

Dilansir dari English Jagran, ada sejumlah kebiasaan yang sering dilakukan tanpa disadari dan berpotensi mengganggu kesehatan serta pertumbuhan rambut. Berikut tujuh kebiasaan yang perlu diperhatikan:

Baca Juga: Ingin Tetap Membumi di Dunia yang Makin Sulit untuk Diprediksi, Lakukan 6 Kebiasaan Ini

1. Terlalu Sering Keramas

Menjaga rambut tetap bersih memang penting, tetapi mencuci rambut secara berlebihan dapat menghilangkan minyak alami yang dibutuhkan rambut dan kulit kepala.

Jika minyak alami terlalu banyak hilang, rambut dapat menjadi kering dan lebih rentan mengalami kerusakan. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat membuat rambut mudah patah sehingga terlihat sulit bertambah panjang.

2. Terlalu Sering Memakai Alat Styling Panas

Catokan, hair dryer, dan alat penata rambut lainnya memang dapat membantu mendapatkan gaya rambut sesuai keinginan. Namun, penggunaan panas secara berlebihan bisa membuat batang rambut mengalami kerusakan.

Rambut yang terlalu sering terkena suhu tinggi dapat menjadi kering dan rapuh. Akibatnya, rambut lebih mudah patah dan pertumbuhannya tampak tidak maksimal.

3. Mengabaikan Kondisi Kulit Kepala

Perawatan rambut sebaiknya tidak hanya berfokus pada bagian batang hingga ujung rambut. Kulit kepala juga perlu mendapatkan perhatian karena menjadi tempat tumbuhnya folikel rambut.

Minyak, kotoran, dan sel kulit mati yang menumpuk dapat membuat kulit kepala kurang sehat. Jika dibiarkan, kondisi tersebut berpotensi mengganggu lingkungan tempat rambut tumbuh dan dapat berkaitan dengan penipisan atau kerontokan.

4. Tidak Memenuhi Kebutuhan Protein

Apa yang dikonsumsi sehari-hari turut berpengaruh terhadap kesehatan rambut. Protein merupakan salah satu nutrisi penting karena rambut sebagian besar tersusun dari protein, terutama keratin.

Asupan protein yang tidak mencukupi dapat berdampak pada kondisi rambut. Karena itu, pola makan seimbang dengan sumber protein yang memadai penting untuk membantu memenuhi kebutuhan tubuh.

5. Mengikat Rambut Terlalu Erat

Mengikat rambut dengan kencang mungkin terasa praktis, terutama saat beraktivitas. Namun, kebiasaan ini dapat memberikan tekanan dan tarikan berulang pada rambut.

Jika dilakukan terlalu sering, rambut dapat menjadi lebih rentan patah dan menipis. Sebaiknya gunakan ikatan yang tidak terlalu kuat dan hindari mempertahankan rambut dalam kondisi tertarik selama berjam-jam.

6. Jarang Memangkas Ujung Rambut

Rambut yang sudah bercabang atau rusak pada bagian ujung dapat membuat penampilan rambut terlihat kurang sehat. Pemangkasan secara berkala dapat membantu mengurangi bagian rambut yang bercabang dan mudah patah.

Meski memangkas ujung rambut tidak membuat folikel tumbuh lebih cepat, menjaga ujung rambut tetap sehat dapat membantu mempertahankan panjang rambut karena mengurangi kerusakan dan patah.

7. Sering Stres dan Kurang Tidur

Stres yang berkepanjangan dan kurang tidur tidak hanya memengaruhi kebugaran tubuh, tetapi juga dapat berkaitan dengan kondisi rambut.

Pada sebagian orang, stres dapat memicu atau memperburuk kerontokan. Pola tidur yang kurang juga membuat tubuh tidak memperoleh waktu istirahat yang optimal.

Karena itu, menjaga waktu tidur dan mengelola stres menjadi bagian penting dari kebiasaan hidup sehat yang turut mendukung kesehatan rambut.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho