← Beranda
Bukan Cuma Faktor Usia, 8 Kebiasaan Ini Disebut Bisa Membuat Wajah Tampak Lebih Tua
Rabbany WanadrianiSenin, 21 September 2026 | 04.24 WIB
ilustrasi orang yang sedang becermin. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Penuaan merupakan proses alami yang pasti dialami setiap orang. Namun, sejumlah kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari dapat memengaruhi kondisi tubuh dan penampilan sehingga tanda-tanda penuaan muncul lebih cepat.

Pola makan, kualitas tidur, aktivitas fisik, hingga cara seseorang mengelola stres turut berperan dalam menjaga kesehatan. Karena itu, memperhatikan rutinitas sehari-hari menjadi salah satu langkah penting untuk membantu tubuh tetap sehat seiring bertambahnya usia.

Dilansir English Jagran, ada sejumlah kebiasaan yang disebut dapat membuat seseorang terlihat lebih tua dibandingkan usia sebenarnya. Beberapa di antaranya bahkan sering dilakukan tanpa disadari.

Berikut delapan kebiasaan yang perlu diperhatikan:

Baca Juga: Bukan Selalu Soal Nasib, 7 Kebiasaan Ini Diam-Diam Bisa Bikin Hidup Terasa Kurang Beruntung

1. Jarang Menggunakan Sunscreen

Paparan sinar matahari menjadi salah satu faktor lingkungan yang dapat mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan pada kulit. Paparan berlebihan dapat menyebabkan perubahan warna kulit serta kerusakan yang membuat kulit tampak lebih tua.

Karena itu, penggunaan sunscreen dengan perlindungan yang sesuai menjadi salah satu kebiasaan penting, terutama bagi mereka yang sering beraktivitas di luar ruangan.

2. Pola Tidur Tidak Teratur

Tidur memberikan kesempatan bagi tubuh untuk melakukan pemulihan. Kurang tidur dapat membuat seseorang terlihat lelah, dengan mata sembap dan kulit yang tampak kurang segar.

Kebiasaan tidur yang tidak teratur juga dapat memengaruhi fungsi tubuh dan kemampuan berkonsentrasi. Untuk menjaga kualitas istirahat, usahakan memiliki jadwal tidur yang konsisten dan mengurangi penggunaan perangkat elektronik menjelang waktu tidur.

3. Terlalu Banyak Mengonsumsi Gula

Asupan gula yang berlebihan tidak hanya berkaitan dengan masalah berat badan. Pola makan tinggi gula juga dapat berkontribusi terhadap proses peradangan dalam tubuh.

Karena itu, membatasi makanan dan minuman dengan kandungan gula tinggi serta lebih banyak memilih makanan bergizi dapat menjadi bagian dari pola hidup yang lebih sehat.

4. Makan Sambil Teralihkan

Cara makan ternyata juga perlu diperhatikan. Kebiasaan makan sambil terus melihat ponsel atau melakukan aktivitas lain dapat membuat seseorang kurang memperhatikan makanan yang dikonsumsi.

Makan dengan lebih tenang dan menyadari apa yang dikonsumsi dapat membantu seseorang lebih memperhatikan asupan nutrisi. Pola makan yang kurang seimbang sendiri dapat berdampak pada kondisi rambut, kuku, kulit, dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

5. Kurang Memperhatikan Asupan Cairan

Air memiliki peran penting bagi berbagai fungsi tubuh. Ketika tubuh kekurangan cairan, seseorang dapat mengalami gejala seperti rasa lelah, sakit kepala, atau kesulitan berkonsentrasi.

Mencukupi kebutuhan cairan sepanjang hari dapat membantu menjaga fungsi tubuh tetap berjalan dengan baik. Kebutuhan air setiap orang dapat berbeda tergantung kondisi tubuh, aktivitas, cuaca, dan faktor lainnya.

6. Membiarkan Stres Berlarut-larut

Stres yang berlangsung terus-menerus dapat memberikan dampak terhadap kesehatan fisik maupun mental. Kondisi tersebut juga dapat memengaruhi kualitas tidur, suasana hati, serta kebiasaan sehari-hari.

Karena itu, mengelola stres menjadi bagian penting dari gaya hidup sehat. Melakukan aktivitas yang menyenangkan, beristirahat dengan cukup, berolahraga, atau menuliskan hal-hal yang disyukuri dapat menjadi beberapa cara untuk membantu mengelola tekanan sehari-hari.

7. Memiliki Postur Tubuh yang Buruk karena Terlalu Lama Menatap Layar

Menghabiskan banyak waktu di depan komputer atau ponsel dapat membuat seseorang terbiasa menundukkan kepala dan membungkukkan tubuh. Kondisi yang sering disebut tech neck ini dapat memberikan tekanan pada leher dan bahu.

Membiasakan diri duduk dengan posisi yang baik, melakukan peregangan, serta mengambil jeda dari layar secara berkala dapat membantu mengurangi ketegangan akibat posisi tubuh yang terlalu lama.

8. Mengonsumsi Alkohol Secara Berlebihan

Konsumsi alkohol berlebihan dapat berdampak buruk terhadap kesehatan secara keseluruhan. Alkohol juga dapat berkontribusi terhadap dehidrasi sehingga berpengaruh terhadap kondisi tubuh dan kulit.

Karena itu, membatasi atau menghindari konsumsi alkohol dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan dalam jangka panjang.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho