← Beranda
7 Hal yang Wajib Disiapkan saat Pertama Kali Memelihara Kucing
Nanda Prayoga• Jumat, 18 September 2026 | 12.49 WIB
Ilustrasi kucing buang air di pasir kucing. (Pexels)

JawaPos.com - Memelihara kucing untuk pertama kalinya bukan hanya soal menyiapkan makanan dan tempat tidur.

Ada sejumlah kebutuhan dasar yang perlu dipersiapkan agar kucing bisa lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan baru sekaligus merasa aman dan nyaman di rumah.

Persiapan yang tepat juga dapat membantu kamu menghindari berbagai masalah selama masa awal pemeliharaan. Mulai dari tempat makan, litter box, hingga pemeriksaan kesehatan.

Berikut 7 hal yang sebaiknya kamu siapkan sebelum membawa kucing ke rumah.

Baca Juga: Kucing atau Tikus Pertama Kali Terlihat? Ungkap Sesuatu Tentang Diri yang Tidak Dapat Anda Lihat

1. Makanan dan Air Minum

Makanan kucing menjadi kebutuhan utama yang harus kamu siapkan sejak hari pertama.

Pilih makanan yang sesuai dengan usia, kondisi, dan kebutuhan kucing. Jika kucing masih kecil, kebutuhan nutrisinya tentu berbeda dengan kucing dewasa.

Selain makanan, sediakan air minum bersih setiap saat. Letakkan wadah air di tempat yang mudah dijangkau dan rutin menggantinya agar tetap segar.

Sebisa mungkin, jangan mengandalkan makanan sebagai satu-satunya sumber cairan untuk kucing.

2. Litter Box dan Pasir Kucing

Kucing membutuhkan tempat khusus untuk buang air sehingga litter box sebaiknya sudah tersedia sebelum kucing datang.

Baca Juga: 7 Ucapan Pencinta Hewan yang Lebih Nyaman Bersama Kucing dan Anjing Menurut Psikologi

Pilih ukuran yang cukup luas agar kucing bisa masuk, berputar, dan menggali pasir dengan nyaman.

Letakkan litter box di area yang mudah dijangkau oleh kucing tetapi tidak terlalu ramai.

Kebersihan juga perlu diperhatikan karena kucing bisa enggan menggunakan litter box yang terlalu kotor atau berbau.

3. Tempat Bersembunyi dan Beristirahat

Kucing yang baru tiba di rumah bisa merasa takut atau stres karena berada di lingkungan yang belum dikenalnya.

Karena itu, sediakan tempat yang tenang bagi anabul untuk bersembunyi dan beristirahat.

Baca Juga: 6 Kebiasaan Unik yang Kerap Dimiliki Orang dengan IQ Tinggi, Ada yang Suka Kucing

Kamu tidak harus langsung membeli tempat tidur khusus. Kardus atau ruang kecil yang aman juga bisa menjadi tempat berlindung sementara.

Biarkan kucing menentukan sendiri kapan ingin keluar dan mulai mengeksplorasi lingkungan barunya.

4. Mainan untuk Kucing

Mainan dapat membantu kucing tetap aktif sekaligus menjadi sarana untuk menyalurkan naluri alaminya.

Kamu bisa menyiapkan beberapa jenis mainan sederhana seperti bola, tongkat dengan tali, atau mainan yang bisa dikejar.

Namun, jangan memberikan terlalu banyak mainan sekaligus. Perhatikan jenis permainan yang paling disukai kucing dan pastikan mainan tersebut tidak memiliki bagian kecil yang mudah tertelan atau terlepas.

Baca Juga: Kucing Hitam dan Segudang Mitos: Bagaimana Islam Memandangnya?

5. Alat Grooming

Kebutuhan grooming juga perlu diperhatikan, terutama untuk kucing dengan bulu panjang.

Sisir dapat membantu mengurangi bulu rontok sekaligus mencegah bulu kusut dan menggumpal.

Selain sisir, kamu bisa menyiapkan gunting kuku khusus kucing dan perlengkapan kebersihan lainnya.

Lakukan grooming secara perlahan agar kucing terbiasa dan tidak menganggap aktivitas tersebut sebagai sesuatu yang menakutkan.

6. Perlengkapan Keamanan

Sebelum kucing bebas berkeliling rumah, periksa terlebih dahulu area yang berpotensi membahayakan.

Baca Juga: Tekan Risiko Zoonosis, Sterilisasi Jadi Upaya Pengendalian Populasi Kucing

Tutup celah sempit yang memungkinkan kucing tersangkut dan jauhkan benda tajam, kabel, serta barang kecil yang mudah dimainkan atau tertelan.

Perhatikan juga akses menuju jendela, balkon, atau pintu keluar. Kucing yang baru beradaptasi bisa mencoba melarikan diri karena belum mengenali rumah sebagai tempatnya.

7. Pemeriksaan ke Dokter Hewan

Hal lain yang tidak kalah penting saat memelihara adalah memastikan kondisi kesehatan kucing.

Jika riwayat kesehatan, vaksinasi, atau obat cacing kucing belum jelas, pemeriksaan ke dokter hewan dapat membantu mengetahui kondisi dasarnya.

Dokter hewan juga dapat memberikan informasi mengenai vaksinasi, pemberian obat cacing, nutrisi, hingga perawatan yang sesuai dengan usia dan kondisi kucing.

Baca Juga: Kucing Ternyata Kenali Satu Sama Lain Lewat Aroma Urine

Dengan begitu, kamu tidak hanya menyiapkan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga memastikan kesehatan kucing sejak awal.

EDITOR: Bayu Putra